MAKHLUK TAWADUK DANARTO

Maman S Mahayana

Danarto, salah seorang cerpenis terbaik Indonesia, pergi meninggalkan kita, Selasa, 10 April 2018, Pukul 20.59, di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. Sebuah sepeda motor, siang tadi, 13.30, menabraknya di depan Kampus UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat, Jakarta. Setelah dibawa ke rumah sakit yang berada di depan kampus itu, sastrawan yang terkenal dengan cerpennya “Godlob” itu dilarikan ke Rumah Sakit Fatmawati. Di rumah sakit itulah, Allah SWT, membawanya pulang. Baca selengkapnya “MAKHLUK TAWADUK DANARTO”

Kacapiring: Kulminasi Religiusitas Danarto

Jafar Fakhrurozi
kawanmalaka.wordpress.com

Di usianya yang hampir menginjak kepala tujuh, di luar dugaan Danarto masih memiliki tangan emas untuk merautkan cerita-ceritanya di atas kertas. Hal itu bisa kita lihat dan rasakan ketika membaca Kacapiring, antologi cerpen terbaru Danarto yang terbit pertengahan 2008 tahun lalu. Seakan ingin melanjutkan cerpen-cerpen sebelumnya, Kacapiring bagaikan lantunan lagu gambus yang lebih bijak dan berisi. Apa gerangan yang disampaikan Danarto dalam Kacapiring? Baca selengkapnya “Kacapiring: Kulminasi Religiusitas Danarto”

Macan Lapar

Danarto
http://cerpenkompas.wordpress.com/

Ketika saya membaca SMS dari sahabat saya William John dari California bahwa ia akan datang ke Solo untuk mencari Putri Solo yang gaya berjalannya seperti Macan Lapar, saya terbahak. Ketika ia melanjutkan SMS-nya bahwa jika ia tidak menemukan seorang Putri Solo yang Macan Lapar itu, dalam bahasa Jawa: Macan Luwe, berarti saya menyembunyikannya. Lagi-lagi saya terbahak. Baca selengkapnya “Macan Lapar”

Kebenaran yang Kalah dalam “Rintrik” Cerpen Danarto

Ahmad Suyudi *
Harian Jayakarta, 2 Mar 1989

Sebuah karya sastra merupakan suatu ekspresi estetis yang lahir dari jiwa pengarangnya. Ekspresi estetis ini lahir disebabkan oleh adanya impuls internal sebagai akibat adanya impuls eksternal pengarangnya. Oleh karenanya isi dari suatu karya sastra biasanya tidak jauh dari realitas-realitas yang ada di dalam kehidupan masyarakat di mana pengarang tersebut berada. Fenomena dan peristiwa-peristiwa yang ada atau terjadi di dalam kehidupan manusia terbaca oleh kepekaan hati dan pikiran pengarang dan terserap ke dalam batin/jiwanya. Baca selengkapnya “Kebenaran yang Kalah dalam “Rintrik” Cerpen Danarto”

Armageddon: Relegiusitas Danarto Pada Pertunjukan Teater

Denny Mizhar *

Lampu menyala di panggung dengan setting batu-batu besar dan sebuah taman. Belakang terbentang kain separuh hitam dan separuh putih. Panggung pertunjukan pun dimulai, iringan musik yang digubah oleh Leo Zaini dan naskah drama yang diadaptasi oleh Okto Fajar dari salah satu cerpen karya Danarto “Armageddon” berpadu saling mengisi dan membatu menjadi satu kemasan pertunjukan teater. Di awali dengan adegan pencarian seorang Ibu mencari pada anak gadisnya yang sudah lima malam tidak pulang. Tokoh Ibu yang diperankan oleh Ade Diana Afrianti, sedangkan Gadis diperankan oleh Caulina Dike Virginis Sholiha. Baca selengkapnya “Armageddon: Relegiusitas Danarto Pada Pertunjukan Teater”

Debat Ekskul dan Seni Kontemporer

Danarto
http://www.infoanda.com/Republika

Alhamdulillah, akhirnya kita punya film yang bisa dijadikan bahan perdebatan yang asyik, Ekskul, karya Natayo Fio Nuala. Berkali-kali saya memutar ulang adegan perakitan pestol oleh Joshua (dimainkan oleh Ramon Y Tungka) dari vcd yang saya pinjam dari rental. Tak ada dialog, tak pula kedumelan, cukup dengan bahasa gambar.

Adegan itulah satu di antara sejumlah bagian dalam film itu yang ditelusuri oleh para juri Festival Film Indonesia 2006 yang memilih Ekskul sebagai film terbaik, dan para sineas yang menentang keputusan juri itu. Baca selengkapnya “Debat Ekskul dan Seni Kontemporer”

Danarto Terinspirasi Dunia Pewayangan dan Sufisme

Joanito De Saojoao
http://www.suarapembaruan.com/

Tiada hari tanpa menulis dan menggambar. Itulah sosok sastrawan sekaligus perupa Danarto (69) yang begitu mencintai karya seni. Kreativitasnya selalu saja mengalir tanpa henti meski sudah memasuki usia senja. Tak heran jika ia dikenal sebagai pelukis dan sastrawan yang produktif di Indonesia.

Sosoknya yang ramah dan rendah hati memberikan kontribusi tersendiri dalam perkembangan dunia sastra dan seni rupa di Tanah Air. Pasalnya, perintis seni kreatif ini selalu menciptakan karya-karya yang luar biasa. Baca selengkapnya “Danarto Terinspirasi Dunia Pewayangan dan Sufisme”