Posted by PuJa on November 9, 2011
K.H. A. Azis Masyhuri Indahnya Menuangkan Gagasan dalam Tulisan “Menulis adalah sebuah eksotisme, bahkan membuat segala sesuatu menjadi indah”. Begitulah kata Tahar Ben Jelloun. Dan memang aktifitas menulis pada dasarnya merupakan salah satu pilihan berkreatifitas yang cukup menantang dalam rangka aktualisasi diri bagi mereka yang bergelut dengan dunia pengetahuan dan intelektualitas. Termasuk di dalamnya masyarakat [...]
Filed under: Edisi Khusus, Esai
Posted by PuJa on October 14, 2011
Asarpin Spiritualitas Waktu adalah pertarungan hidup mati umat manusia. Masalah sastra menyangkut masalah paling eksistensial tentang bagaimana mengolah ladang waktu, menguasai ladang waktu, dan manusia bisa jaya terhadap waktu. Jika kalian gagal melawan sang Waktu, berarti kalian mengalami kekalahan terhadap maut. Inilah pertanyaan religius paling gawat, kata Romo mangun dalam Sastra dan Religiusitas, tapi juga [...]
Filed under: Edisi Khusus, Esai
Posted by PuJa on September 24, 2011
Ki Panji Kusmin Lama-lama mereka bosan juga dengan status pensiunan nabi di sorga loka. Petisi dibikin, mohon (dan bukan menuntut) agar pensiunan-pensiunan diberi cuti bergilir turba ke bumi, yang konon makin ramai saja. “Refreshing sangat perlu. Kebahagiaan berlebihan justru siksaan bagi manusia yang bisa berjuang. Kami bukan malaikat atau burung perkutut. Bibir-bibir kami sudah pegal [...]
Filed under: Cerpen, Edisi Khusus, Sejarah
Posted by PuJa on July 22, 2011
Aguk Irawan MN** Penyair-penyair itu diikuti orang-orang yang sesat. Tidakkah kau lihat mereka menenggelamkan diri dalam sembarang lembah khayalan dan kata. Dan mereka sering mengujarkan apa yang tak mereka kerjakan. Kecuali mereka yang beriman, beramal baik, banyak mengingat dan menyebut Allah dan melakukan pembelaan ketika didzalimi. (QS As-Syu’ara, 224-227).
Filed under: Edisi Khusus, Esai
Posted by PuJa on June 14, 2011
Asarpin Seperti jiwa manusia aku tak terikat Pada lambang-lambang bilangan- Aku tak terikat pada masa dan keluasan Pada pergantian dan tahun kabisat –Muhammad Iqbal, Nyanyian Waktu Pada suatu hari seorang Pendeta Agung singgah di sebuah majelis pumpun sambil mengajukan teka-teki kepada hadirin:
Filed under: Edisi Khusus, Esai
Posted by PuJa on June 2, 2011
Nurel Javissyarqi http://pustakapujangga.com/2011/10/sue-responsibility-of-authorship-of-sutardji-calzoum-bachri-2/ Dua esai Tardji sebagai lampiran sudah cukup untuk mengidentifikasi anatominya di wilayah susastra yang mungusung “mantra” dari akar-akarnya, yaitu tradisi. Dalam ilmu kemantraan di bencah tanah Jawa, ada istilah ajian panglimunan, berguna tidak untuk menyerang, pun membentengi dari sergapan. Tepatnya berdaya mengaburkan pandangan musuh demi meloloskan jejak atau memberi kefahaman keliru kepada [...]
Filed under: Edisi Khusus, Esai
Posted by PuJa on
Nurel Javissyarqi http://pustakapujangga.com/2011/10/sue-responsibility-of-authorship-of-sutardji-calzoum-bachri-vii/ VII Bagian ini menuruti angka ganjil VII, sebagai letak pemberhentian atas ketaksesuaianku dengan Tardji. Yang bermula igauannya bahwa Tuhan berimajinasi, bermimpi, hingga menggugah diriku mendatangi: “Jika tidak satu pun kritikus dapat memberikan penilaian atau pemahaman yang meyakinkan atau malah hanya sekadar komentar asal bunyi atau lip service saja, maka pengarangnya harus angkat [...]
Filed under: Edisi Khusus, Esai
Posted by PuJa on
Nurel Javissyarqi http://pustakapujangga.com/2011/10/sue-responsibility-of-authorship-of-sutardji-calzoum-bachri-vi/ VI Di buku Raja Mantra Presiden Penyair, sastrawan Taufik Ikram Jamil menulis esai bertitel Bersama Sutardji Calzoum Bachri seluas 16 halaman, dari nomor 64 sampai 79, mengisahkan keakraban dirinya dengan sosok dikenal tukang mantra itu. Ikram mengudar perjalanan Tardji sedari kanak hingga proses kreatif di tanah Pasundan, berpelukan hangat kerinduan, seperti mengetahui [...]
Filed under: Edisi Khusus, Esai