Strategi Budaya Mencari Titik Temu Islam-Jawa

Mh Zaelani Tammaka
http://sajaroh.blogspot.com/

MASALAH toleransi tetaplah menjadi masalah yang senantiasa urgen bagi masyarakat yang pluralistis-khususnya dari segi agama-seperti di Indonesia. Bermacam upaya dilakukan untuk menangani masalah itu. Di antara upaya tersebut adalah mencari titik temu (kalimatus sawa) di antara agama-agama yang ada. Namun demikian, upaya mencari titik temu sering seperti terbentur tembok yang tebal ketika masing-masing pihak merasa superior di antara pihak yang lain. Baca selengkapnya “Strategi Budaya Mencari Titik Temu Islam-Jawa”

Sagang dan Eksistensi Kerja Budaya

Rida K Liamsi
Minggu, 30 Jan 2011

KETIKA menerbitkan Majalah Sagang 10 tahun lalu, saya menyadari bahwa penerbitan ini bukan penerbitan komersial. Ini lebih bersifat komitmen Riau Pos di mana saya berada ingin ada yang memperhatikan tentang pengembangan kebuadayaan, khususnya sastra, dalam bentuk publikasi yang lebih teratur. Meskipun di Riau Pos waktu itu sudah ada halaman budaya, tiap minggu sekali, satu atau dua halaman, tapi sebuah majalah yang serius dan ditangani secara sungguh-sungguh, terutama kualitas isinya, tetap diperlukan. Baca selengkapnya “Sagang dan Eksistensi Kerja Budaya”

Takut Menjadi Esoterik

Wicaksono Adi
Kompas, 16 Jan 2011

BEBERAPA tahun silam, dalam satu diskusi, perupa Dadang Christanto curhat: pendorong utama dalam berseni rupa adalah kebutuhan untuk membongkar sejarah kelam kekerasan guna mengikis trauma panjang yang ia alami sejak ayahnya lenyap tanpa jejak saat huru-hara 1965. Maka hingga kini karya-karyanya takkan jauh dari tema kekerasan. Tapi anak-anaknya yang mulai tumbuh dewasa justru ketakutan ketika menyaksikan karya-karya ciptaan si bapak. Baca selengkapnya “Takut Menjadi Esoterik”