Faruk HT: Sastra Bukan Tempat Sunyi Lagi

Wawancara bersama Faruk H.T.
Sariful Lazi
sarifulpenyair.blogspot.com

Sastra Islami dalam beberapa tahun belakang ini sedang laku keras. Apakah fenomena sastra islami akan mengukuhkan genre yang kuat dalam dunia sastra Indonesia atau sekadar tren?

Dr. Faruk, S.U., kritikus Sastra Universitas Gadjah Mada (UGM) menilai sastra islami sebagai karya populer. Yang disebut sastra populer di Indonesia, kata Faruk, agak mungkin menjadi sastra islami. Islam itu pasar. Ini bagian dari proses besar komoditifikasi agama. Continue reading “Faruk HT: Sastra Bukan Tempat Sunyi Lagi”

Terlalu Banyak Garam yang Tumpah

Novel Sitok Srengenge puitis, nyaris ensiklopedik. Sayang, bahasanya dirusak suasana, susunan alur cerita, dan adegan yang tampak kacau.
Menggarami Burung Terbang
Pengarang: Sitok Srengenge
Penerbit: Metafor Publishing, Juni 2004
Tebal: 539 halaman
Peresensi: Faruk H.T.*
http://majalah.tempointeraktif.com/

Ini novel pertama Sitok Srengenge, sosok yang lebih dikenal sebagai penyair daripada penulis prosa, baik cerpen maupun novel. Continue reading “Terlalu Banyak Garam yang Tumpah”