“Aduh”: Renungan Manusia Indonesia Masa Kini

Catatan untuk Forum Sastra Tabanan 2011
Halim HD *
http://www.balipost.co.id/

TEATER bukan hanya media. Dari dirinya penuh dengan kandungan pernyataan renungan tentang kehidupan. Karena itulah teater bicara tentang posisi dan eksistensi manusia dalam konteks ruang dan waktu. Dalam konteks ruang-waktu itulah dan dalam kaitannya kondisi manusia, maka teater senantiasa memberikan isyarat dari jaman ke jaman, dari ruang sosial ke ruang sosial lainnya. Continue reading ““Aduh”: Renungan Manusia Indonesia Masa Kini”

Menikmati Pembacaan Esai-esai Eduardo Galeano

Esai-esai Eduardo Galeano yang diterjemahkan oleh Halim HD
Odi Shalahuddin
http://www.kompasiana.com/odishalahuddin

DI Uruguay, tahanan politik tidak boleh bicara tanpa ijin. Juga tidak boleh bersiul, tersenyum, menyanyi, berjalan cepat, menyapa sesama tahanan lainnya. Mereka juga tak diijinkan membuat atau menerima foto atau gambar-gambar perempuan hamil, sepasang kekasih yang bersanding, kupu-kupu, bintang-bintang di langit atau burung yang sedang terbang atau hinggap di rerantingan. Continue reading “Menikmati Pembacaan Esai-esai Eduardo Galeano”

HALIM HD: Perahu Bahan Refleksi Kita

Halim HD/ Anton Bae (Pewawancara)
http://www.beritamusi.com/

PADA Senin, 20 Juli 2009 lalu, penerbit Pustaka Melayu, Teater Potlot, dan BeritaMusi.Com, bertempat di kantor redaksi BeritaMusi.Com, Jalan Basuki Rachmad No.1608-I, Palembang, mengadakan peluncuran dan diskusi novel Perahu karya Conie Sema. Sebagai pembicara dalam diskusi tampil budayawan Halim HD, peneliti sastra dari Balai Bahasa Palembang Dian S, dan Sutrisman Dinah, seorang aktifis pers yang kini bekerja untuk Sriwijaya Post. Continue reading “HALIM HD: Perahu Bahan Refleksi Kita”