PENYAIR FAUZI ABSAL; Berharap dari Honor Puisi Saja, Berat

Haryadi
http://www.kr.co.id/

BERTAHAN hidup dengan menggenggam erat ideologi kepenyairan secara psikologis memang menghadirkan satu kepuasan tersendiri. Berkarya menciptakan puisi kemudian menawarkan kepada masyarakat melalui beberapa cara, pada saat-saat tertentu seakan-akan mengantar pada seseorang berdiri di sebuah menara menjulang. Tetapi jika bicara soal kontraprestasi material dari hasil mencipta puisi, bukan tidak mungkin seorang penyair akan ngelus dada. Baca selengkapnya “PENYAIR FAUZI ABSAL; Berharap dari Honor Puisi Saja, Berat”