Kritik Sastra Indonesia Mencari Kambing Hitam

Dami N. Toda

Membicarakan kritik sastra, tidak terlepas dari pengertian peran dan tujuannya terhadap karya sastra. Gayley dan Scott, misalnya menerangkan peran dan tujuan kritik sastra untuk “mencari kesalahan, memuji, menghakimi, membanding-bandingkan dan menikmati”, H.B. Jassin menerangkan tugas kritik sastra “menjembatani dan memberikan penilaian”, I.A. Richards, yang sering disebut sebagai pemula prinsip kritik sastra modern, menerangkan peran dan tujuan kritik sastra untuk “membeda-bedakan pengalaman serta memberikan penilaian sekadarnya terhadap karya sastra”. Continue reading “Kritik Sastra Indonesia Mencari Kambing Hitam”

Penelantaran Warisan Jassin

Bandung Mawardi *
Koran Tempo, 02 Juni 2017

Hari-hari menjelang peringatan 100 tahun H.B. Jassin (3 Juli 1917–3 Juli 2017), kita masih bersedih atas nasib sial warisan sang kritikus sastra berupa Pusat Dokumentasi Sastra H.B. Jassin. Warisan itu telantar saat pemerintah, perusahaan, dan komunitas sedang gencar mengadakan aksi literasi dengan mendirikan taman baca atau perpustakaan. Continue reading “Penelantaran Warisan Jassin”