Dari Suatu Pergulatan Fakta-Fiksi

Melani Budianta*
http://majalah.tempointeraktif.com/

Untuk Ignas Kleden, membedah sastra sama saja dengan upaya menyeimbangkan daya tarik dua kutub referensinya: ilmu pengetahuan dan seni sastra.

Sastra Indonesia dalam Enam Pertanyaan: Esai-esai Sastra dan Budaya
Penulis: Ignas Kleden
Penerbit: Pustaka Utama Grafiti dan Freedom Institute, Jakarta, Juni 2004
Tebal: xii + 500 Halaman Baca selengkapnya “Dari Suatu Pergulatan Fakta-Fiksi”

Yang Berumah di Tepi Air

Ignas Kleden
http://majalah.tempointeraktif.com/

GENERASI pendiri republik ini, yaitu para bapak bangsa, dikenal sebagai orang yang sangat terdidik dan terpelajar. Mereka bisa disejajarkan dengan kaum terpelajar di negeri lain mana pun pada masa itu, baik di negara berkembang maupun di negara maju. Tapi pembawaan tiap orang telah membuat mereka masing-masing menghayati keterpelajarannya dengan cara yang khas, yang sedikit berbeda satu dan yang lainnya. Baca selengkapnya “Yang Berumah di Tepi Air”

Bersumpah untuk Bahasa

Ignas Kleden
http://majalah.tempointeraktif.com/

ADA dua hal yang hingga saat ini masih mempersatukan Indonesia sebagai bangsa dan negara. Yang satu adalah Pancasila sebagai dasar filsafat negara RI dan yang kedua bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Kita tahu, Pancasila beberapa kali menghadapi cobaan, baik melalui jalan legal dalam perdebatan di Konstituante maupun melalui jalan ilegal dalam pemberontakan-pemberontakan daerah. Dalam Konstituante, muncul keinginan untuk memberi dasar negara yang lain berupa Islam dan sosial-ekonomi sebagai alternatif terhadap Pancasila. Baca selengkapnya “Bersumpah untuk Bahasa”