Sastra Indonesia Dianaktirikan

Cetak Biru Kebudayaan DIY
Iman Budhi Santosa *
Kedaulatan Rakyat, Maret 2015.

Sejak dasa warsa 60-an, Yogyakarta sudah diakui sebagai salah satu sentra pertumbuhan dan pengembangan sastra Indonesia dan Jawa. Tolok ukurnya antara lain, karena prestasi penulisan kreatif sastrawannya yang membanggakan. Regenerasi sastrawan pun juga terus berlanjut hingga setiap periode muncul karya-karya sastrawan Yogya yang memberi warna khas pada zamannya. Continue reading “Sastra Indonesia Dianaktirikan”

Pengganti Kang Ajip

Iman Budhi Santosa
suaramerdeka.com

SEBAGAI orang yang ikut kemringet nguri-uri kesusastraan dan kebudayaan Jawa, saya benar-benar tidak mudheng. Mengapa gagasan memberi anugerah sastra Jawa selama ini tidak mrenthul dari kalangan orang Jawa, melainkan digagas dan direalisasikan oleh seorang Ajip Rosidi, orang Sunda yang menggeluti sastra dwibahasa (Sunda dan Indonesia) melalui anugerah Rancage. Memang, semula Hadiah Rancage hanya bagi sastra Sunda, namun akhirnya toh meluas juga, menyantuni sastra Jawa dan Bali, bahkan Lampung. Continue reading “Pengganti Kang Ajip”