INDRIAN KOTO; SI PENJUAL BUKU SASTRA VIA INTERNET

radiobuku.com / Tribun Jogja 17 Februari 2014 menurunkan kisah penyair Indrian Koto dalam mengelola lini usaha yang tak biasa, menjual buku sastra di bawah bendera “Jualan Buku Sastra/JBS”. Tulisan yang diturunkan web daring tribunjogja.com itu dibagi dalam tiga artikel. Inilah sosok Indrian Koto di rimba dunia internet merambah usaha jualan buku sastra. Continue reading “INDRIAN KOTO; SI PENJUAL BUKU SASTRA VIA INTERNET”

Lima Buku yang Mesti Segera Dicetak Ulang

Indrian Koto
http://mojok.co

Kalau mau buka data, ada puluhan, ratusan, dan bukan tidak mungkin ribuan buku yang mesti dicetak ulang. Lucu rasanya ketika kurikulum 2013 merekomendasikan banyak sekali buku yang mesti dibaca siswa dan guru, ternyata buku tersebut rata-rata terakhir cetak tahun 90-an. Mestinya, sebagai pedagang buku saya senang buku sastra dijejalkan dengan setengah hati ke buku pelajaran bahasa dan sastra, tapi jika buku-buku yang mesti dibaca itu hanya tersebar di “pasar gelap lapis tanah terdalam”, saya bisa apa? Continue reading “Lima Buku yang Mesti Segera Dicetak Ulang”

Berangkatlah di Hari Selasa

Indrian Koto
http://www.lampungpost.com/

BEGITULAH. Inis yang sudah lama menghilang kini kembali ke rumah. Semua orang meributkan kejadian itu. Kedatangan dan kepergiannya sungguh jauh berbeda, bagai langit dan bumi. Dulu ia pergi dengan keadaan paling murung dan dikutuk banyak orang: melompat jendela, di hari Selasa, di tengah malam pula. Kini dia pulang dengan kesempurnaan seorang wanita. Cantik dan kaya. Continue reading “Berangkatlah di Hari Selasa”

Laporan Pertama Seorang Distributor Bodoh

Indrian Koto
http://pawonsastra.blogspot.com/

Salam,

Saya ingin membikin laporan singkat soal nasib buletin Pawon sastra yang dikirim ke Yogya edisi Januari lalu. Karena belum ada kesepakatan apa pun sebelumnya dan saya merasa sayang juga kiriman Pawon sebanyak itu harus dibagikan dnegan gratis ke kawan-kawan, maka saya berkehendak mencoba membantu mendistribusikannya dulu sebelum dibagikan. Saya sempat meminta izin kawan Joxum sebelumnya dan memberitakan perihal itu. kawan Joxum emberi restu maka jadilah saya mencoba menawarkan pawon ke orang-orang. Continue reading “Laporan Pertama Seorang Distributor Bodoh”