Tag Archives: Ipik Tanoyo

Sastra Gagal Dalam Pemberadaban

Putu Wijaya: Seperti Benda Asing di Awang-awang
Ipik Tanoyo
http://www.balipost.co.id/

KEBANGKITAN sastra pada hakikatnya adalah kebangkitan masyarakatnya. Dalam kesusastraan dunia, karya-karya sastra monumental secara legendaris memberikan pengaruh dan tuntunan kepada peradaban. Bahkan, boleh dibilang dunia berubah oleh sastra. Moral dan citra manusia terarah oleh sastra. Demikian sastrawan Putu Wijaya mengutarakan pendapatnya dalam diskusi sastra di Bentara Budaya, Jakarta, Kamis (26/2).

Pergulatan Batin Seorang Perempuan

Ipik Tanoyo
http://www.balipost.co.id/

LAGI-LAGI seorang perempuan Jawa mengalami nasib naas, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sampai akhirnya harus bercerai dan menikah lagi dengan pria lain. Dalam novel memoar bertajuk Pendar Jingga di Langit Kabah karya Naimah Herawati Hizboel, dikisahkan seorang perempuan Jawa bernama Sazkia Rahmah yang menjadi tokoh utama, bertubuh tinggi dan berparas ayu. Bila bicara, matanya berbinar-binar memancarkan keramahan, optimisme, sekaligus kepasrahan.