Dua Penyair Indonesia di Hamburg

Catatan Baca Puisi Dorothea dan Joko Pinurbo
Dami N Toda *
Kompas, 3 Feb 2002

MUNGKIN bukan kebetulan Ruang C Philoturm Universitas Hamburg bersebelahan dengan pajangan patung kepala Ernst Cassirer (1874-1945), filsuf Yahudi-Jerman Neokantianis, bekas Rektor Universitas Hamburg (1930-1933). Salah satu buku Cassirer, Esai Manusia (An Essay On Man, 1944), terkenal di Indonesia karena pernah terpilih sebagai salah satu bacaan wajib studi sastra di Fakultas Sastra. Continue reading “Dua Penyair Indonesia di Hamburg”

Kepada Kekasihku

Joko Pinurbo
http://www.ruangbaca.com/

Ketika menulismu, Kekasihku, aku seakanakan berada dalam suasana sedang mengerjakan kumpulan puisi terakhirku. Untunglah hanya seakan-akan, karena sampai saat ini aku masih merasa bahwa urusanku dengan puisi belum selesai. Melalui kamu ada hasratku untuk mematangkan atau mengendapkan berbagai ihwal yang telah kujelajahi sebelumnya sejak dari antologi Celana (1999) hingga Telepon Genggam (2003). Continue reading “Kepada Kekasihku”

Kepada Puisi-Puisi (Joko Pinurbo)

Alex R. Nainggolan
suarakarya-online.com

Potret perjalanan kepenyairanmu telah dilunaskan dengan terbitnya buku Pacar Senja oleh penerbit Grasindo (2005). Di buku itu, puisi-puisimu coba kembali seksama saya baca. Dan memang masih ada lenguh yang panjang-pendek, pertanyaan terhadap waktu, kenangan, permainan antara logika yang baka di mulut kehidupan. Semua puisi, yang terdiri dari periode lengkap kepenyairanmu membentangkan isyarat yang sama. Continue reading “Kepada Puisi-Puisi (Joko Pinurbo)”