TARIAN LANGKAH KECIL

M.D. Atmaja

Sore, ketika matahari telah mulai menjadi ramah, Lelaki Pendosa melangkah memburu di jalan-jalan padat Kota Tua yang menyimpan jasat para raja-raja. Setelah menggali ke dalam diri, dia menemukan selingkar putih yang memutih dengan satu mata jernih di tengahnya. Sang Lelaki Pendosa memacu langkahnya yang semakin gemetar ketika langit menurunkan jarum-jarum air mata.

?Melambatlah untukku!? bisik si Lelaki Pendosa pada langkah waktu yang berada di depannya, ?Aku memohon!? lanjutnya setelah perjalanan waktu tidak juga melambat. Baca selengkapnya “TARIAN LANGKAH KECIL”