Membumikan Jurnalisme Investigasi

Moh. Samsul Arifin
http://www.jawapos.co.id/

LITERATUR soal jurnalisme investigasi? Olala…pada sejumlah buku, kita kerap gagal mengunyah lantaran sejumlah penulis kelewat terpaku pada penjelasan teoretis yang melelahkan. Penulis juga acap terpelanting untuk menyandarkan bahasannya pada pengalaman jurnalis asing, khususnya dari Amerika Serikat yang memang karib mempraktikkannya. Alhasil, saat kita ingin menyantap jurnalisme investigasi, kita seperti dijauhkan dari halaman rumah sendiri. Jadinya, kita semakin asing dengan sesuatu yang seyogianya kita ”gauli” secara intens. Continue reading “Membumikan Jurnalisme Investigasi”

Mengenang Sjahrir via Puisi Chairil

Moh. Samsul Arifin
jawapos.co.id

BUNG, aku bisa merasakan luka yang merasuk hingga tulang-tulangmu. Juga, luka yang menular di sekujur orang-orang terdekatmu: Siti Wahjunah, Soedjatmoko, dan dua anakmu -Kriya Arsyah (Buyung) dan Siti Rabyah Parvati (Upik). Saat kau ditahan di Rumah Tahanan Militer di Jalan Budi Utomo, Jakarta, kau menghuni kamar sempit dan lembap. Continue reading “Mengenang Sjahrir via Puisi Chairil”

Elegi Rimpiyati

Moh. Samsul Arifin*
http://www.jawapos.com/

HARI masih gelap, saat perempuan tua 50-an tahun itu melawan kantuknya. Ia bangun. Seperti biasa, pergi ke dapur, menyalakan kompor, menanak nasi, dan memasak sayur. Yang dimaksud dapur tak lain adalah ruang 3 x 3 meter -yang juga merupakan tempat tidur, ruang tamu, dan ruang makan keluarga tersebut. Berbilang tahun ia tak lagi ditemani suami tercinta yang sudah mangkat. Tinggal dia bersama dua anaknya, laki-laki dan wanita yang berangsur dewasa. Aktivitas mandi, cuci, dan kakus tentu saja di luar bilik sesak itu. Continue reading “Elegi Rimpiyati”

Rendra, Puisi Pamflet, dan Gairah

Moh. Samsul Arifin
http://www.jawapos.com/

”Rendra tak pernah takut pada kekuasaan, termasuk tank dan panser, yang coba menundukkan akal sehatnya.”

DI manakah tempat kritik dalam ke?penyairan Willibrodus Surendra Broto Rendra yang dipanggil Tuhan pada 7 Agustus lalu (Senin besok 40 harinya)? Ja?wabnya, pada bentuk dan muatan puisi-puisinya. ”…Saya sang?si apa ini (sa?jak-sajak Rendra) bisa di?sebut puisi? Sajak Rendra demikian keras sehingga ka?dar puisinya tu?run,” ujar Dick Hartoko (saat itu pe?mimpin BASIS) setelah Si Burung Merak tampil di Sport Hall Kri?do?sono, Jogjakarta, Desember 1978. Continue reading “Rendra, Puisi Pamflet, dan Gairah”

Belajar Filsafat kepada Agen 007

Moh. Samsul Arifin*
http://www.jawapos.com/

Penggemar film pasti tahu sepak terjang dan petualangan James Bond, agen Inggris MI6 yang memiliki sandi 007. Adalah novel Casino Royale karya Ian Fleming (1953) yang kali pertama memasukkan James Bond ke dalam imajinasi manusia di planet ini. Bond kian jadi sosok idola setelah film layar pertamanya, Dr No, dirilis tahun 1962. Setelah itu film-film tentang Bond diproduksi rutin hingga mencapai 22 judul, termasuk yang teranyar, Quantum of Solace (2008). Continue reading “Belajar Filsafat kepada Agen 007”