Kepada Abdul Kirno Tanda

[Postingan sembilan lukisan Abdul Kirno Tanda di bawah ini sebagai ajang pameran dalam pencarian dana, yang nantinya sebagian dipersembahkan pada Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) Yogyakarta, untuk berbagi amal atas musim yang berat melandanya wabah corona]
***
Muhammad Antakusuma *

“Pengkacoako mako dikampunna todapa nek anak, pas-sumbayang-ko tama.”
Kalimat yang selalu aku genggam erat-erat, dalam mengarungi jalanan yang hendak kutuju. Continue reading “Kepada Abdul Kirno Tanda”

Masjid Al-Aqsa di Wagenstraat Den Haag

Muhammad Antakusuma

Panti pijat penuh gadis manis asal Cina, toko Cina yang menjual seafood beku dan bumbu asia, restoran Indonesia yang menjual nasi rames dan babi kecap, dan lampion me­rah bergelantungan adalah pemandangan biasa ketika memasuki wilayah pecinan di pusat kota Den Haag. Di sore hari, bahasa Belanda mengalir deras di kafe pojok jalan, sederas bir yang ditegak ketika musim panas tiba. Di malam hari, bahasa Turki gentayangan bersama orang-orang yang mengenakan abaya dan kopiah, merasuk ke Masjid Al-Aqsa di Wagenstraat, salah satu jalan di “China Town.” Continue reading “Masjid Al-Aqsa di Wagenstraat Den Haag”

Sewon

Muhammad Antakusuma

Jujur saya bingung, ketika Setyiko meminta untuk menulis terkait pameran lukisan yang akan diadakan bersama teman-temannya. Pertama, saya tak tahu tema apa yang ingin dipamerkan. Kedua, belum berjumpa dengan para senimannya. Jadi, mau menulis apa? Terserah, begitu katanya, pada suatu malam seusai pengajian. Lah, ini model pamerannya seperti apakah? Continue reading “Sewon”

DAILY X-OPAK

Muhammad Antakusuma

25 Marco, menindaklanjuti video call yang dilakukan saudara Zahid Asmara terhadap Anta Kusuma, yang terputus saat azan Magrib, dimana dalam panggilan salat tersebut sudah mengandung ajakan untuk salat di rumah.

Zahid ingin masukan untuk Youtube Kaliopak, yang jujur sampai saat ini mungkin bisa dihitung jari berapa kali saya membukanya, yang dari itu tentu lebih sedikit saya membukanya dengan mencuci tangan terlebih dahulu. Zahid meminta pendapat tentang bagaimana isi youtube tersebut. Continue reading “DAILY X-OPAK”

CLAIRE

Muhammad Antakusuma

Claire sedang membaca “A Prayer” ketika aku permisi un­tuk duduk di sebelahnya. Kemudian kubuka lembaran In­ternational Herald Tribune. Tidak ada berita yang menarik. Justru kolom biro jodoh yang menggaet hatiku. Kami sudah mengencangkan ikat pinggang, siap terbang dari Du­bai menuju Amsterdam. Kelas ekonomi Emirates A380. Claire baru saja menyelesaikan proyek di India, dan aku akan melakukan proyek penulisan cerpen di Belanda. Dia mengaku belum pernah ke Indonesia. Sedangkan aku mengaku belum pernah ke Prancis, daerah asalnya. Continue reading “CLAIRE”