Tag Archives: N. Syamsuddin CH. Haesy

Menguatkan Korelasi Susastra dan Film Nasional

N. Syamsuddin CH. Haesy
http://jurnalnasional.com/

PRODUKSI film nasional, pada masanya berkorelasi dan menggerakkan gairah penulisan dan penerbitan buku-buku sastra. Juga sejumlah programa siaran radio. Kita mencatat beberapa film nasional yang sedemikian bermakna sebagai penggerak kreativitas penulisan novel dan karya sastra lainnya.

Cintaku di Kampus Biru, Jangan Ambil Nyawaku, Lupus, Catatan Si Boy, dan lainnya adalah contoh paling konkret dari korelasi itu. Belum lama, kita mencatat film Ayat-ayat Cinta dan Laskar Pelangi.

Cermin Cinta dalam Film Nasional

N. Syamsuddin CH. Haesy
http://jurnalnasional.com/

HARI Film Nasional yang selalu diperingati 30 Maret setiap tahun, diperingati dengan berbagai cara. Ada yang menarik dicatat kali ini. Kineforum Dewan Kesenian Jakarta, memperingatinya dengan memutar film-film percintaan, di bawah tema, ?Romansa Enam Dekade?. Sejak dekade 1950-an hingga 2000-an.

Perempuan Berkalung Kontroversi

N. Syamsuddin CH. Haesy
http://jurnalnasional.com/

FILM yang diangkat dengan setting agama, termasuk pesantren, sering bikin heboh. Terakhir, film bertajuk Perempuan Berkalung Sorban, arahan sutradara Hanung Bramantyo. Film ini bercerita ihwal Anissa, seorang putri kiai salafiah, seorang istri, dan sekaligus ibu. Karakternya kuat: cerdas, cantik, dan punya houd.

Inisiator

N. Syamsuddin CH. Haesy
http://jurnalnasional.com/

HARGA kehormatan manusia, dapat dilihat dari inisiatif yang lahir dari proses kecerdasan dan tanggung jawab personalnya di tengah lingkungan sosial, tempat di mana dia berada. Karenanya, orang-orang yang mempunyai sikap kerja profesional, tak pernah berhenti menciptakan inisiatif-inisiatif baru yang cerdas, segar, dan merupakan kontribusi berharga bagi kemajuan.