Lenyapnya Tradisi dan Budaya Tradisional

Naim Emel Prahana *
http://lampungpost.com/

BELUM lama ini penulis melakukan perjalanan “mudik” ke tanah kelahiran. Jika dicatat waktu tempuh antara pukul 06.00 dan 22.00, berarti perjalanan dapat ditempuh sekitar 16 jam, sudah termasuk istirahat beberapa kali. Perjalanan panjang itu melintasi kota, kampung, dusun, talang, kebun, sawah, pegunungan, sungai, kota, dan hutan, dengan berbagai pertemuan suku bangsa sepanjang jalan yang dilalui. Continue reading “Lenyapnya Tradisi dan Budaya Tradisional”