Mencintai Puisi dengan Cara Masing-masing

Putu Fajar Arcana
Kompas, 14 Des 2009

Presiden penyair Indonesia, Sutardji Calzoum Bachri, bilang, teater, tari, musik, animasi, dan video berperan sebagai kaca pembesar, yang memperlihatkan hal-hal tersembunyi dari puisi. Puisi-puisi penyair Asrizal Nur ditulis dengan bahasa langsung, tidak rumit, sederhana, dan komunikatif. ”Tetapi itu bukan tanpa risiko,” kata Sutardji. Continue reading “Mencintai Puisi dengan Cara Masing-masing”

Silang Budaya Suara Kaum Muda

Putu Fajar Arcana *
Kompas, 03 Nov 2013

Verencya Oktoviani ingin ada pertukaran antarpelajar. Bahkan, Nurul Fadillah Fahrul mengusulkan adanya perkawinan antarsuku. Keduanya adalah siswa SMA yang tinggal berbeda pulau. Verencya sekolah di SMA Kristen Immanuel, Pontianak, Kalimantan Barat, sedangkan Nurul bersekolah di SMA Negeri 1 Watansoppeng, Sulawesi Selatan. Masih ada 10 anak muda lain yang menjadi finalis Lomba Menulis Esai Sosial Budaya, Puslitbang Kebudayaan Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Continue reading “Silang Budaya Suara Kaum Muda”

Macbeth, Tragedi “Indah” dari Shakespeare

Putu Fajar Arcana
Koran Kompas

Pada dasarnya, kita sangat suka terhadap tragedi. Dalam waktu singkat, cerita tragedi dari sebuah ruang pengadilan di Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, menjadi buah bibir meski hanya dipicu oleh tiga butir buah kakao. Itulah panggung teater sesungguhnya yang sulit ditandingi pementasan semacam lakon Tragedi Macbeth, 20-22 November 2009, oleh Teater Sastra Universitas Indonesia di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki Jakarta. Continue reading “Macbeth, Tragedi “Indah” dari Shakespeare”

Bilik Sederhana Jakob Sumardjo

Putu Fajar Arcana
Kompas, 5 Sep 2010.

Orang tua yang sederhana itu tetap tangguh memainkan jari-jarinya di atas tuts mesin tik yang huruf-hurufnya sudah tampak lumer. Semua oleh deraan jutaan kali ujung jari Jakob. Lebih-lebih saat ini, lelaki kelahiran Klaten, Jawa Tengah, 26 Agustus 1939, ini sedang menyelesaikan draf buku berjudul Pola Personalitas Kebudayaan Sunda, yang menurut rencana setebal 400 halaman. Continue reading “Bilik Sederhana Jakob Sumardjo”