Putu Fajar Arcana
Kompas, 14 Des 2009
Presiden penyair Indonesia, Sutardji Calzoum Bachri, bilang, teater, tari, musik, animasi, dan video berperan sebagai kaca pembesar, yang memperlihatkan hal-hal tersembunyi dari puisi. Puisi-puisi penyair Asrizal Nur ditulis dengan bahasa langsung, tidak rumit, sederhana, dan komunikatif. ”Tetapi itu bukan tanpa risiko,” kata Sutardji. Continue reading “Mencintai Puisi dengan Cara Masing-masing”

