Posted by PuJa on December 23, 2011
Yang meloloskan pengertian “Kun Fayakun” dirombak ke dalam bahasa Indonesia membentuk makna; “Jadi, lantas jadilah!” dan “Jadi maka jadilah!” Nurel Javissyarqi Awalnya masih menaruh pikiran positif. Di kepala seakan tertera kata-kata, “pasti pidatonya mbeneh, bukan awut-awutan,” nyata tebakan itu meleset. Pun ingin husnudzon, mungkin tak tahu sumber aslinya. Namun apakah mungkin, sastrawan terkenal yang banyak [...]
Filed under: Esai
Posted by PuJa on December 7, 2011
Ansel Alaman Lampung Post, 28 Nov 2011 KEADABAN publik kita hancur, begitu gerutu banyak kalangan. Hari-hari ini kita sedih menyaksikan tindak kriminal di banyak tempat. Orang menjadi mudah diprovokasi melakukan tindakan kekerasan. Pelajar doyan tawuran, mahasiswa bahkan di kampus yang sama juga berkelahi.
Filed under: Esai
Posted by PuJa on November 4, 2011
Surat Terbuka Pramoedya Ananta-Toer kepada Keith Foulcher http://arusbawah20.wordpress.com/ Salam, Surat 26 Februari 1985 saya terima kemarin, juga surat terbuka Achdiat K. Mihardja untuk teman-teman (sarjana) Australia yang dilampirkan. Terimakasih.
Filed under: Canting, Sejarah
Posted by PuJa on
Surat-surat Pramoedya Ananta Toer dan Jendral Soeharto Wandi Barboy Silaban * http://www.kompasiana.com/wandibs 30 April 2006 di Karet, 5 tahun lalu tepatnya, kembali Indonesia berduka. Ya, di sana terbujurlah sang pengarang yang namanya beberapa kali dicalonkan meraih kandidat nobel di bidang kesusastraan dunia. Tapi, kandidat tinggallah kandidat. Hingga akhir hayatnya, nobel pun tak kunjung jatuh ke [...]
Filed under: Canting, Sejarah
Posted by PuJa on November 3, 2011
Katrin Bandel * Kompas Cyber Media SEKILAS pandang, sastra tampaknya tidak ada hubungannya dengan pengobatan atau dengan penyakit, dan bidang kedokteran (medicine) dan sastra (literature) jarang dihubungkan satu sama lain. Tetapi, paling tidak, dalam tradisi Barat, hubungan antarkedua bidang itu sebetulnya cukup erat. Beragam ide dan spekulasi seputar hubungan seni dengan penyakit dan pengobatan dapat [...]
Filed under: Esai
Posted by PuJa on November 2, 2011
Firdaus Muhammad* Kompas, 18 Juli 2008 BULAN ini, tepatnya tanggal 17, Mohammad Natsir (17 Juli 1908–5 Februari 1993) genap seabad (17 Juli 1908–17 Juli 2008). Seabad Natsir laiknya dijadikan momentum reaktualisasi jejak rekam perjuangan politiknya dalam memperjuangkan nilai-nilai Islam dalam pentas politik dan kekuasaan.
Filed under: Esai, Sejarah
Posted by PuJa on
Soekarno http://www.facebook.com/ca.fes1 Paduka tuan Ketua yang mulia! Sesudah tiga hari berturut-turut anggota-anggota Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai mengeluarkan pendapat-pendapatnya, maka sekarang saya mendapat kehormatan dari Paduka tuan Ketua yang mulia untuk mengemukakan pula pendapat saya. Saya akan menetapi permintaan Paduka tuan Ketua yang mulia. Apakah permintaan Paduka tuan ketua yang mullia? Paduka tuan Ketua yang mulia minta [...]
Filed under: Canting, Sejarah
Posted by PuJa on October 30, 2011
Hadi Napster Pada tanggal 02 Oktober 2011 yang lalu, tepatnya pukul 20:08 WIB, di Grup Komunitas Bengkel Puisi Swadaya Mandiri (BPSM), terjadi satu interaksi sangat menarik dengan tema pembahasan “licentia poetica” dalam sebuah diskusi yang diawali oleh posting Dimas Arika Mihardja (DAM) melalui tulisan:
Filed under: Canting, Esai, Sejarah