Serikat Orang Tak Berjodoh

S. Jai
[Suara Merdeka,13Juni2010]

?CERITAKAN kepadaku tentang Jalan Tuhan itu, Pak Tua.?

?Sebelum bertemu di meja judi,? Pak Tua itu yang berbaik hati itu pun memulai kisahnya. ?Perjumpaan Nyi Tanah, Man Sapar dan Abah Matkur bermula keinginannya untuk menagih janji pada Tuhan. Awalnya, karena keduanya tahu jodoh itu di tangan Tuhan. Waktu umurnya nyaris tutup, sang jodoh tak kunjung dating, sebab itu dimulailah perburuan sampai di sini, sampai bertahun-tahun, sampai menyentuh batas harapan dan putus asa, senantiasa hidup sendiri tanpa suami atau istri. Padahal semuanya mereka punya, rumah, juga pekerjaan. Baca selengkapnya “Serikat Orang Tak Berjodoh”

Mitos Panji dalam Bingkai Puisi Payung Hitam

S. Jai*)
http://ahmad-sujai.blogspot.com/

EMPAT aktor?seorang diantaranya perempuan?di atas panggung memitoskan sebentuk orang-orangan yang mengenakan sarung dan raut wajah tertutup topeng warna putih. Pada leher sebatang manusia yang digantung di ujung bambu persis di tengah panggung itu juga menjuntai selendang putih bersih.

Empat aktor itu khidmad memuja yang dilanjutkan dengan menyeka kulit tubuhnya sendiri dengan air, lalu menghentakkan kaki pada tanah dan sepanjang pertunjukkan actor-aktor bermain dalam bias cahaya api dari lilin di panggung bagian depan. Baca selengkapnya “Mitos Panji dalam Bingkai Puisi Payung Hitam”