Surat dari Jember: Apakah Ia Sedang Menyusun Biografi Baru, Afrizal?

Dwi Pranoto *

Kini ia telah menjadi ingatan yang tak mungkin sepenuhnya teringat: di tempat percakapan yang setengah malu-malu untuk memenuhi dirinya dengan asap rokok itu suara yang keluar dari mulutnya jelas sekali mengisyaratkan kalau telah terlatih atau terbiasa mengatasi kegentingan di penjelang khalayak. Ia bergerak rileks; slow motion nyaris. Continue reading “Surat dari Jember: Apakah Ia Sedang Menyusun Biografi Baru, Afrizal?”