Posted by PuJa on May 24, 2013
Kasnadi * Tahukah Anda apa yang dimaksud dengan imajinasi? Imajinasi dalam Kamus Istilah Sastra karangan Abdul Rozak Zaidan mengadung makna ‘daya cipta untuk membuat gambaran dalam angan-angan atau pikiran tentang sesuatu yang abstrak sehingga dapat diserap oleh panca indra”.
Filed under: Esai
Posted by PuJa on
Sutejo Radar Madiun, 1 Feb 2001 Dalam implementasi paradigma baru di pendidikan tinggi, yang disusun oleh Task Face Pendidikan Tinggi, bahwa yang dimaksud otonomi dan kebebasan akademik, adalah otonomi yang merupakan hak dan kewenangan. Yang diberikan oleh pihak yang berwenang atau pemerintah, kepada suatu lingkungan masyarakat, himpunan atau badan resmi lain untuk menyelenggarakan fungsinya secara [...]
Filed under: Esai
Posted by PuJa on
Restoe Prawironegoro Ibrahim * Riau Pos, 19 Mei 2013 MENURUT pengamatan saya selama ini, cerita pendek yang dimuat di beberapa media massa cetak seperti di majalah, tabloid, dan media koran; yang selalu hadir di setiap hari Minggu-nya, selama periodesasi tahun 2000 sampai dengan 2013 sekarang ini, kebanyakan karya-karya penulis seorang sastrawan pemula, tentu saja bobot [...]
Filed under: Esai
Posted by PuJa on
Djadjat Sudradjat Lampung Post, 19 Mei 2013 MEI 1998 adalah bulan yang “belum selesai”. Ia revolusi yang penuh tragedi, waktu yang penuh orang-orang mati dibunuh dan dihilangkan. Juga kau, Wiji Thukul, anak tukang becak, buruh yang memilih menjadi penyair dan aktivis partai (PRD). Kau adalah martir perubahan…
Filed under: Esai
Posted by PuJa on
Doddy Hidayatullah Suara Karya, 18 Mei 2013 NASIB dunia sastra kita, dewasa ini kian memprihatinkan. Sensibilitas dan kepedulian masyarakat pada sastra, semakin pudar-untuk mengatakan tidak ada lagi. Mestinya, masyarakatlah yang bertanggungjawab pada sustainabilitas dan tumbuh-tegaknya sastra, karena masyarakat merupakan objek dan subjek sastra.
Filed under: Esai
Posted by PuJa on
Ali Rif’an * Lampung Post, 17 Mei 2013 JIKA mencermati perkembangan kehidupan masyarakat Indonesia saat ini, kita segera menemukan realitas yang miris. Betapa tidak, proses transfer ilmu dan informasi hari ini lebih banyak dilakukan dari mulut ke mulut ketimbang melalui kegiatan membaca.
Filed under: Esai
Posted by PuJa on
Thalatie K Yani Media Indonesia, 19 Mei 2013 Pada saatnya, kita memang harus sendiri. Jangan menggantungkan diri pada siapa pun. TANGIS Rajendra Mada Prawira pecah ketika Arjuna Dewangga masuk dan mengucapkan selamat malam. Sambil memeluk foto ibunya, Keisha Mizuki, yang berukuran 10 R berpigura kayu, ia terisak ingin bertemu dengan ibunya dalam mimpi.
Filed under: Esai
Posted by PuJa on May 23, 2013
Buku: Kiai Mengaji Santri Acungkan Jari: Refleksi Kritis atas Tradisi dan Pemikiran Pesantren Karya: Ali Usman Penerbit: Pustaka Pesantren, Yogyakarta, 2013 Halaman: 220 hlm Peresensi: Muhammad Itsbatun Najih * Lampung Post, 19 Mei 2013
Filed under: Resensi
Posted by PuJa on May 20, 2013
Abdurrahman Wahid * nu.or.id 5/08/2012 1 Kehidupan manusia tidak pernah terlepas dari nilai-nilai keagamaan, betapapun kenyataan ini tidak diakui oleh sementara kalangan. Masalah-masalah pribadi tentang pengaturan hubungan dengan sesama manusia, masalah penyesuaian antara cita dan kenyataan yang dihadapi dalam kehidupan, serta hubungan manusia dengan kekuatan-kekuatan di luar dirinya, kesemuanya itu menghasilkan dimensi-dimensi dalam kehidupan manusia.
Filed under: Esai