10. Cerita Mini Karya Ahmad Yulden Erwin *

1. FANTASI?

Dunia begini tertib, begini teratur—semua sudah dirancang. Tubuhmu, terlebih pikiranmu (betapa pun bebas kau merasa bisa menentukan pilihan), tetap tak bisa keluar dari rancangan para pembuat “selera” itu. Malangnya, serupa Syshipus yang berfantasi sedang menggelindingkan sebutir apel merah, kau berpikir semua akan baik-baik saja dan, sungguh ironi, kau berupaya tetap merasa bahagia. Continue reading “10. Cerita Mini Karya Ahmad Yulden Erwin *”

Cerpen sebagai Karya Kritik

Budi Hatees

Kritikus adalah kaum yang pantas dicurigai. Mereka suka diberi label luar biasa, kalau tidak memberi label pada dirinya sendiri maupun orang lain.

“Siapa yang mengatakan kamu kritikus?” Seseorang di gedung pengadilan bertanya kepada Adinan, tokoh dalam cerpen berjudul “Kritikus Adinan” karya Budi Darma. Pertanyaan itu tidak bisa dijawabnya. Ia sendiri tak tahu persis, tiba-tiba saja semua orang memanggilnya dengan tambahan kritikus di depan namanya. Tapi, Continue reading “Cerpen sebagai Karya Kritik”

Sastra Jungkir Balik

Bandung Mawardi *
Koran Sindo, 3/9/2017

Sejak puluhan tahun silam, Budi Darma lazim menganggap sastra itu jungkir balik. Segala anutan gampang berubah, dan berkebalikan saat tersaji di cerita.

Imajinasi memungkinkan peruntuhan ketetapan atau kebakuan, mengajak pembaca bergerak di batas ragu, kejutan, dan keliaran. Sastra menghindari keabsolutan, bermaksud memungkinkan pengarang dan pembaca bergerak ke situasi, dan hal terjauh. Buku kumpulan cerita berjudul Kritikus Adinan sejenak mengundang pembaca berkenan masuk ke jagat jungkir balik gubahan Budi Darma. Continue reading “Sastra Jungkir Balik”

Parodi Kanvas Sastra

Bakdi Soemanto, M.Th. Krishdiana Putri

Danarto meluncurkan Setangkai Melati di Sayap Jibril. Sikap batin yang tak getir.

PADA dinding kamar tamu rumah budayawan Umar Kayam di Yogya tampak sebuah lukisan gaya dekoratif dari tinta cina dan kertas. Di situ Arjuna digambarkan sedang bertapa, seperti dalam lakon Arjuna Wiwaha. Menatapnya tenang-tenang, apalagi mencermatinya dalam jarak dekat, muncullah detail-detailnya yang sangat mengagumkan. Continue reading “Parodi Kanvas Sastra”