Dampak Pengakuan Keislaman Cheng Ho

AM Adhy Trisnanto
http://www.suaramerdeka.com/

Islam tidak akan berkurang derajatnya, meskipun ada peran orang-orang China di dalamnya. Di sini orang lupa bahwa keislaman China lebih tua ketimbang Jawa. Orang-orang China telah mengenal Islam di saat masyarakat Jawa hidup dalam dunia berhala dan klenik. (Soemanto Al Qurtuby dalam Seminar Membincang Kontribusi Tionghoa dalam Proses Islamisasi di Indonesia, 19 Maret 2005). Baca selengkapnya “Dampak Pengakuan Keislaman Cheng Ho”

Dunia Jawa dalam Serat Centhini

Andi Nur Aminah
Republika, 9 Des 2011

Sebagai ensiklopedia, naskah dalam Centhini berisi berbagai pengetahuan dan kehidupan masyakat Jawa yang disajikan dalam bentuk macapat.
SEBUAH tempat makan sederhana menyajikan menu yang unik. Tongseng bajing mlumpat atau tongseng bajing melompat. Biasanya, jenis masakan ini, umumnya menggunakan daging kambing yang dimasak menggunakan kuah berwarna kuning kecokelatan. Rasanya cukup bisa menghangatkan badan dengan perpaduan rempah, seperti kunyit, jahe, bawang merah, bawang putih, dan merica. Baca selengkapnya “Dunia Jawa dalam Serat Centhini”

Indonesia; Majapahit, Atlantis, Fantastis!

Akhmad Sekhu *
http://www.kompasiana.com/akhmadsekhu

Aku berpikir, maka aku ada. Demikian ungkapan dari Rene Descartes, filsuf kebangsaan Perancis yang hidup pada abad ke-17. Sebuah ungkapan inspiratif yang kemudian menginspirasi saya pada sebuah ungkapan; aku gelisah, maka aku ada. Adakah orang yang tidak pernah gelisah? Semua orang tentu pernah merasa gelisah. Bagai Medusa, saya gelisah. Medusa, raksasa berambut ular dalam kisah mitologi Yunani Kuno. Medusa yang selalu dihubung-hubungkan dengan kegelisahan. Baca selengkapnya “Indonesia; Majapahit, Atlantis, Fantastis!”