In Memoriam ”The Lord of Ambyar”

Sindhunata
Kompas, 6 Mei 2020

Hidup Didi Kempot memang sungguh ambyar dengan kematiannya yang tak diduga orang. Komplet sudah perjalanannya sebagai ”The Lord of Ambyar”.

Tak jauh sebelum Covid-19 datang, orang-orang sampai ke pelosok Nusantara ini sudah akrab dengan kata ambyar. Pewarta pengertian ambyar itu adalah Didi Kempot, ”The Lord of Ambyar”. Ternyata Covid-19 benar-benar datang dan membuat ambyar semua yang dibangun manusia. Kata-kata Didi Kempot seakan adalah ramalan tentang ambyar yang kemudian menjadi kenyataan. Continue reading “In Memoriam ”The Lord of Ambyar””

Sindhunata, Kerja Kaki dan Tangan Sang Wartawan

Rhoma Dwi Aria Yuliantri *

Sindhunata adalah unikum dalam dunia jurnalistik di Indonesia. Begitu kata Jakob Oetama, dalam kata pengantarnya untuk buku features jurnalistik Sindhunata, Cikar Bobrok (1998).

Menurut Jakob, Sindhunata telah membuat reportase liputan dan laporan yang dalam segala kejadian dan permasalahan berhasil menangkar denyut dan napas perikemanusiaan, yang menampilkan suatu kejadian dan permasalahan dalam konteks yang kemarin, kini, dan akan datang, serta yang penemuan, pengolahan dan pengerjaannya disertai pergulatan, refleksi, serta pemahaman. Continue reading “Sindhunata, Kerja Kaki dan Tangan Sang Wartawan”

Kerbau yang Menderita

Sindhunata
cetak.kompas.com

Siapa hidup di tanah tumpah darah Saijah, dia pasti mengenal kerbau. Dikisahkan oleh Multatuli, Saijah yang berumur tujuh tahun itu sangat mencintai kerbaunya. Celakanya, kerbau kesayangan itu dirampas oleh penguasa karena Pak Saijah, ayahnya, tak dapat melunasi pajak tanah. Saijah khawatir, pada masa mendatang tak ada lagi teman yang bisa diajak mengerjakan tanahnya. Lalu apa yang bisa mereka makan? Continue reading “Kerbau yang Menderita”