AKROBAT KATA-KATA SANG RAJA MANTRA

Maman S. Mahayana
mahayana-mahadewa.com

Sutardji Calzoum Bachri, Isyarat (Yogyakarta: Indonesia Tera, 2007), xix + 505 halaman

“Menulis bagi saya adalah upaya untuk mengucap, suatu kata kerja yang memiliki makna khusus dalam kebudayaan Melayu” (hlm. vii). Begitulah Sutardji Calzoum Bachri (SCB) mengawali pengantar buku kumpulan esainya, Isyarat (Yogyakarta: Indonesia Tera, 2007, xix + 505 halaman). Selepas itu, kita disodori esai pembuka (hlm. xv—xvii) yang menegaskan pentingnya sastrawan mewartakan sikap kepengarangan, wawasan estetik, bahkan juga dasar filosofinya tentang seni. Kredo Puisi SCB dan pengantar Kapak yang fenomenal dan monumental itu, ditempatkan sebagai pintu gerbang memasuki lautan pikiran buku ini, dan kita dibawa berenang dalam dinamika ombak kata-kata. Baca selengkapnya “AKROBAT KATA-KATA SANG RAJA MANTRA”

CHAIRIL ANWAR ATAU SUTARDJI CALZOUM BACHRI

Maman S. Mahayana
mahayana-mahadewa.com

Chairil Anwar telah menjadi sejarah. Puisi-puisinya dipandang telah berhasil menghancurkan konsep bentuk konvensional; persoalan seputar larik dan bait, tidak lagi menjadi syarat sebuah puisi. Ia juga menawarkan kemungkinan pemanfaatan bahasa sehari-hari sebagai sarana ekspresi yang memberi ruang yang lebih luas bagi penyair. Dengan begitu, penyair leluasa dan bebas mengumbar gagasan kreatifnya. Baca selengkapnya “CHAIRIL ANWAR ATAU SUTARDJI CALZOUM BACHRI”

Sutardji dan Sartre

Beni Setia
Jawa Pos, 28 Sep 2008

ADA banyak pihak yang kecewa ketika dengan senang hati Sutardji Calzoum Bachri (SCB) menerima Ahmad Bakrie Award 2008 untuk bidang kesusastraan –sebesar Rp 150.000.000 (seratus limapuluh juta rupiah). Mereka menginginkan SCB meniru Frans Magnis Suseno yang menolak pengharaan itu pada 2007, dengan mengaitkan institusi yang memberi anugerah itu (Freedom Institute) merupakan sisi sosial dari stake holder Bakrie Brother, yang salah satu anak perusahaannya (PT Lapindo Brantas) membuat masalah besar di Sidoarjo. Baca selengkapnya “Sutardji dan Sartre”