Kontribusi Sastrawan bagi Pendidikan Bangsa

Taufiq Ismail *
suaraleuserantara.com 12 Juli 2013

Wakil Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, yang sering melakukan perjalanan dinas ke luar negeri, punya kebiasaan membelikan buku untuk diberikan sebagai oleh-oleh kepada rekan-rekannya di kabinet. Ini cerita awal tahun 1990-an. Dia lebih mengutamakan menghadiahkan karya sastra, misalnya novel-novel pemenang Nobel. Karena Anwar acap kali berkunjung ke Jakarta dan selalu mampir ke toko buku memborong, maka banyak karya sastra Indonesia jadi oleh-olehnya, misalnya novel Budi Darma Olenka, Continue reading “Kontribusi Sastrawan bagi Pendidikan Bangsa”

Rumah Puisi Taufiq Ismail

Soni Farid Maulana
Pikiran Rakyat, 30 Agu 2008

KESUNGGUHAN penyair Taufiq Ismail menumbuhkembangkan daya apresiasi sastra di kalangan anak-anak sekolah, dalam hal ini di kalangan anak-anak SMA lewat program Sastrawan Bicara Siswa Bertanya (SBSB) serta program Membaca, Menulis, dan Apresiasi Sastra (MMAS) untuk guru bahasa dan sastra Indonesia tidak diragukan lagi. Program tersebut sejak diluncurkan hingga kini sudah berjalan selama 10 tahun. Continue reading “Rumah Puisi Taufiq Ismail”