Membaca Telapak Tangan Yasunari Kawabata

Fatah Anshori *

Setelah Haruki Murakami, penulis Jepang selanjutnya yang saya baca adalah Yasunari Kawabata (YK). Jujur saya tak banyak tahu tentang sastra Jepang. Yang membuat saya membaca kumpulan cerpen di Cerita-Cerita Telapak Tangan (CCTT), salah satunya, karena Kata Pengantar yang diberikan Bernard Batubara. Bagimanapun sebuah komentar dari tokoh tentang suatu buku bagi saya sangat mempengaruhi untuk kemudian membacanya. Di sana ia mengaku skeptis terhadap cerpen-cerpen YK. Apalagi ini cerpen-cerpen pendek yang katanya muat jika dituliskan di telapak tangan. Continue reading “Membaca Telapak Tangan Yasunari Kawabata”