BERLIPAT TUJUH PULUH

Rakai Lukman *

Bulan sabit bertengger sehabis adzan. Satu persatu gemintang saut-menyaut dendangkan dzikir. Kerlipnya memberi isyarat. Lengkungan langit teduh. Meski gelap. Kerlipnya masih seperti kemarin. Indah. Senandung suara menjerambab ulu hati. Bintang-bintang menari dengan ritus dan ritual ilahiah. Bintang sendiri tidak ragu berpetualang di negeri dzikir. Tarikan demi tarikan nafasnya dinamis. Dengan kodrat alamiyahnya. Continue reading “BERLIPAT TUJUH PULUH”

Jalan Sunyi Kritik(us) Sastra

Ahmad Fatoni *

Bicara tentang sastra, khususnya di Jawa Timur, tentu tak semua orang mampu memahaminya. Terlebih jika sampai berani melontarkan kritik tajam pada sejumlah karya sastra yang ada. Akibatnya, diakui atau tidak, perkembangan sastra di Jatim mengalami kemandegan.

Adalah fakta bahwa Jatim memiliki ratusan bahkan ribuan sarjana di bidang sastra. Akan tetapi, amat sedikit yang mendalami dan mengagendakan kritik sastra. Continue reading “Jalan Sunyi Kritik(us) Sastra”