Sajak-Sajak Eko Putra

http://www.lampungpost.com/
Adakah Pintuku

adakah pintuku
untuk dibuka
dan lapangkan jalan
menuju cahya
dalam kenyataan
paling sunyi seorang
keinginan membagi
segala puisi
dalam hati agar kau mengerti
untuk membula pintuku
menuju hatiku

2008

Berjalan Mencari Pintu

mengapa aku harus
kehilangan beribu
doa dalam seorang
menuju kesunyian
dari jiwa-jiwa
yang menyala
berapa pula ayat
yang habis kupuisikan
untuk menuju ruhmu
dari kering kerontang
dan tilas waktu
dimakan sia-sia
aku harus kehilangan
beribu alifbata
dalam seorang
sebagai pembangkang
sampai nemu terang

2008

Khuldi

jiwaku telah hilang
melubangi kenangan di pusaran waktu
angin apa yang menembus ragaku
hingga tak bergerak dalam kedinginan

2008

Ada Suara di Pintu

ada suara yang mengetuk
untuk bicara
pada jiwaku yang lelah
ada bahasa yang dieja
untuk membuka pintu
yang hilang
pada zikir seorang pembangkang
suara siapa di pintu
untuk bertanya dan pulang
ke dalam rumahmu

2009

Eko Putra, lahir di Kertajaya, Musi Banyuasin, Sumsel, 19 Juni 1990. Puisi-puisinya pernah dimuat berbagai media dan antologi bersama. Diundang sebagai peserta Temu Sastrawan Indonesia II Pangkalpinang, Bangka Belitung (2009).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *