Puisi-Puisi Alfiyan Harfi

SINAR PUTIH

demi sinar putih matanya
demi sinar hitam rambutnya
demi semesta yang pusing
dan hidup adalah sungai
di mana bayang-bayang gemetar

gadis dari langit
matanya adalah cermin
pengungkap rahasia
cahaya yang menatapnya

o biola yang sempurna
getaran ini menyentuhmu
nyanyian yang membangkitkan
musim-musim yang silam

surga nampak di dunia
memancarkan keharuman
batu-batu merekah
air terjun dari ketinggian

Cilacap, juni ’07

ANYELIR

Di kejauhan, di bukit kemerahan
Matahari pucat berdiri
Dengan jubah kelabu
Menyimak gelombang letih
lautan dan benua;
Sementara ladang keriput
digetarkan hawa dingin yang kering

Segalanya tenggelam
dalam kemuraman yang lebih dalam;
dalam merah mataku
lebih dalam ke dalam jiwaku

Segalanya menunggu
sebuah suara—
Sekuntum anyelir
yang tumbuh di langit

Agustus 2007

DERMAGA

seketika aku menjelma dermaga
dan kau adalah waktu
yang tercerabut darinya:

warna-warna bertahan
dalam kematian suri
lengking terumpet dari kejauhan
tertahan di udara
kesunyian menjelma segalanya
dan pertanyaan-pertanyaan
karam bersama kapal yang sesat

mereka yang menatap laut
akan tetap begitu
mereka yang tertidur
tak akan juga terbangun—
tersesat dalam kesunyian
mimpi masing-masing

30 November 2007

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *