Puisi-Puisi Amien Wangsitalaja

Mahabbah dan Syahwah

–andien, engkau
jauh dari jangkauan
tapi garis bibirmu
rawan kukenang

apakah engkau belum percaya
bahwa iman perlu diuji coba
dan mahabbah bukan soal coba-coba

dan apakah engkau masih percaya
aku rajin membangun syari?at
kujadikan rumah bagi labil syahwat

Vagina (Mawaddah, Rahmah)

sebagai petani
aku suka bertanam ilmu

kemudian
oleh sebab banyak berlatih
serta mengamalkan nasihat fiqh
aku fahim peta sawah
tempat gembur tempat basah
tempat sufi menenggala wahdah

di situ
mawaddah tumpah
di situ
kusibak rahmah

Teman Selingkuh

kutunggu kau, teman selingkuh
di sisi taman di sudut perpustakaan
kita kan bercengkerama
sembari memperluas bacaan
sehingga genaplah makna setubuh

hei, tubuhmu menggelembung
aku suka itu
engkau mengandung ilmu

dan engkau pasti percaya
akulah yang memiliki tugas
melahirkan fatwa + merawat berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *