Puisi-Puisi Dody Kristianto

http://oase.kompas.com/
Musim Hujan Tumbuh

musim hujan tumbuh
di atas kepalamu
bintang-bintang luka
dan hilang
kehendak daun lanjut usia
gugur
jatuh pada kerekahan
tanah resah
segera, mimpi akan berakhir
bagai bulan sabit mengawang
sepanjang gigil musim
sungaisungai akan terbelah
melayari duka yang tumbuh
dari setiap ayunan gerimis
di helai rambutmu

2009

Rapsodia I

kekasih, kotakota lepas di lenganmu
segenap laju merangkum peluk dan rukukku
pada segala dahan, di mana tangan
tangan hujan mengikat kepergian
dan tatapmu melepas orbitorbit
kecemasan

2009

Rapsodia II

perjalanan ini mulai habis
rumahrumah kenangan terbakar
pada lekukmu, aku warnai
sejuta retas kupukupu
yang tertinggal
di sebalik gelombang,
di sebalik tatapan
di mana, pernah kita ingat
sebuah ciuman- pembebasan-
atas darah yang membekas
pada tapak salib pertama

2009

Rapsodia III

sebuah ciuman, kumaknai
jalanjalan patah
hutan tinggal hujan
sepetak siul daun berlesatan
di ujung gang : membawa anak
persetubuhan yang redam
di setengah malam
kehamilanmu agung
aku maknai persebaran kunang
kunang menggasang
di seluruh panjang rambutmu
yang padam

2009

Madara

sepotong mukim luka
lingkar cuaca mengertap
memendam nanar bulan
paling mawar
aku pandang wajahmu
sebalik kembang
sekilas tembang
sayap– sayup mengumandang
antara tawar dan tawan
ingatan : yang mengancam
di kitaran pertemuan kita

2009

Dody Kristianto, lahir di Surabaya, 3 April 1986. Belajar di Sastra Indonesia Universitas Negeri Surabaya. Menulis puisi, cerpen dan sedikit esai. Karya-karyanya terpublikasi pada beberapa media, antara lain Majalah GONG, Kidung DKJT, Jurnal The Sandour, Buletin Tera, Jurnal Lembah Biru, Surabaya Post, Radar Surabaya, Duta Masyarakat, Banjarmasin Post, Buletin Sastra Pawon, Titikoma.com, dll. Juga dalam beberapa antologi bersama, antara lain Kemayaan dan Kenyataan (Fordisastra, 2007), Duka Muara (Rabo Sore, 2008) serta Apologi Kupu-kupu (forum SARBI, 2009). Bergiat pada Komunitas Rabo Sore (KRS) dan menjadi penggerak forum Sastra Alienasi Rumput Berbasis Independen (SARBI). Saat ini tinggal di Sidoarjo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *