Puisi-Puisi Mustofa W. Hasyim

http://www.jawapos.co.id/
BERSAMA OMBAK

Bersama
ombak
gairah,
cakrawala
buih,
menghisap bayangan
Nyanyian
menempuh mata angin

2001

MENGAJAK CAHAYA

Mengajak cahaya
mendaki
rambut
mengibarkan kenangan

2001

POHON YANG TERLUKA

pohon yang terluka
hawa menerbangkan kata
ada masa silam
terserak di jalanan
jiwa-jiwa termangu
menunggu lagu asing
menyergap rindu
menyergap pilu

Wonosobo, 2005

AKU RINDU SENTUHAN TANGANMU

aku rindu sentuhan tanganmu di dahi
menghalau galau zaman
pada hari ini
alangkah sulitnya berkata
dan bertanya
yang tersisa hanya malam datang
dan datang lagi
keheningan menggenangi
ruang tempat kita bertatapan
butir-butir tasbih
pedih, mengemasi waktu

2005

GUBENG KERTAJAYA

Ada malam abadi
mencari sunyi
Wajah mirip kata
tak mampu dijadikan nada
Cukup sebuah lagu
memperluka waktu
Hutang cinta
tak terbayar oleh usia

2010

*) Mustofa W. Hasyim, penyair Kotagede, Jogjakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *