Puisi-Puisi Heri Latief

Tanjung Periok Berdarah

suatu malam yang dingin berkabut di bulan oktober 1984, aku ada di neumunster (jerman barat). malam itu ada tamu dari jauh, yang mengabarkan kekejaman rezim suharto membabat rakyat di jalanan dengan senjata buatan amerika.

air mata berlinang, rasanya hati tertusuk bayonet, sakitnya terasa sampai sekarang. kekerasan negara terulang, setiap hari rakyat kecil hanya bisa makan sekali, itu pun kalau ada rejeki. sedangkan birokrasi asik beramai-beramai-berkorupsi.

kemarin malam di euronews diputar berulang-ulang kekejaman aparat negara mengeroyok, menginjak-injak, dan memukuli demonstran.

lalu buat apa negara-negara kaya mendukung rezim yang suka kekerasan seperti ini? buat apa kita punya pengetahuan dan rasa kemanusian jika membiarkan kekejaman terjadi di depan mata batin kita?

kawan-kawan yang baik, kabarkanlah ke seluruh dunia, indonesia dijajah kembali oleh bangsanya sendiri.

Amsterdam, 15/04/2010

Politik Anti Rakyat

berpolitik barbar di jaman serba instan
di jalanan demokrasi artinya kekerasan
negara bengis menindas anak bangsa
pemerintahnya bermentalitas kolonial
di balik cerita segepok uang sogokan

Amsterdam, 15/04/2010

Skeptis

menulis semau gua katanya
ramuan rindu penawar luka?
tak bisa mereka merantai hayalan
keterbatasan ego manusia biasa
di balik harapan selalu ada keraguan

Amsterdam, 15/04/2010

Tragedi Gunung Mineral

segunung mineral dibongkar pemodal
tikus tikus lagi mandi uang sogokan
rakyat pemilik gunung tetap melarat
kekuasaan pasang badan bela maling
siapa yang protes ditindas ditumpas
penjahat dan pejabat satu komplotan
anak bangsa sengaja tergusur hancur

Amsterdam, 14/04/2010

P45 dan T65

di kerajaan tuan suasana wangi dan nyaman
gelandangan mengais hayalan di luar pagar istana
mobil mewah bandar dan cukong nampang berjejeran
hampir 65 tahun merdeka lalu kemiskinan merajalela?

jutaan nyawa tewas kerna membela kemerdekaan 45
setiap 17 agustus pejabat kualat pameran mengheningkan cipta
penguasa boneka pasar bursa menjelma jadi penjajah baru
daur ulang sinetron reformasi busuk sudah bah!

siapa pernah dengar istilah jas merah?
jangan lupakan tragedi berdarah anak bangsa
kesadaran rakyat akan merekonstruksi kezaliman tuan
satu demi satu tiran tumbang akibat mabok kekuasaan

Amsterdam, 14/04/2010

Batu Api

desah nyanyian angin malam
berbisik lewat jendela hatimu
musim semi di sebait puisi
sepanas percikan batu api
membakar memori yang pergi

Amsterdam, 13/04/2010

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *