Puisi-Puisi Samsudin Adlawi

POTLOT

di pisau paling jalang mata
derita ini kupersembahkan

ingin kunikmati kau kelupas
kulitku kau sayat kudaging
dan kau runcing kuhati

dengan mata hati
kupahat jejak grafitti

semekar seharum bunga

the sunrise of java, 14082009

KANDAS

jangan dulu kau lempar sauh
hati ini masih dangkal

ku tak ingin kapalmu kandas
di rahang karang yang cadas

ku tak tega cintamu berkarat
dirajam angin dan amis laut

the sunrise of java, 06082009

HOBI BARU

anak kami punya hobi baru
menanam bom di kepala

anak kami punya hobi baru
merangkai detonator di rahang

anak kami punya hobi baru
ketam geraham ledakkan otak

anak kami punya hobi baru
gubah puisi dari serpihan idea

the sunrise of java, 29072009

BAH

jauh kami terseret bah air matamu
dalam kami tenggelam di dasar air matamu

rajut bulu matamu
rajut lah rajutan

bendung kelopak matamu
bendung lah bendungan

kan kami tanam batangbatang
bunga melati di hampar siang

kan kau pandang kupukupu terbang
berebut semerbak wangi kembang

the sunrise of java, 28072009

QALBU

KAU raja diraja
semayam dalam

raga, bertahta di balik
pedang merusuk di dada

menunggu titahmu selalu
kaki ku tangan ku mulut ku otak ku

duhai raja
ku

the sunrise of java, 27072009

BOM

bom menyalak lagi
meladak di dada kami
luluhlantakkan hati

bom meledak lagi
serpihnya mengoyak
kelopak mata kami

bom meledak lagi
di sudut senyum
manusia tak berhati

the sunrise of java, 24072009

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *