Y Thendra BP Kagumi Apresiator Tasik saat Bedah Bukunya, Manusia Utama

Sandy A Wahab

Tidak Berpura-pura ketika Tak Mengerti Puisi.

Sabtu (21/5) malam Teater Kappas SMA Pasundan 2 Tasikmalaya menyelenggarakan bedah buku puisi Manusia Utama karya penyair asal Jogjakarta, Y Thendra BP di SMA Pasundan 2. Bedah buku dihadiri penulisnya. Thendra kagum terhadap apresiator Tasikmalaya.

Bedah buku Thendra itu bekerja sama dengan Beranda 57. Di sela pembahasan bukunya, Thendra sempat menyampaikan apresiasi terhadap para penyair Tasikmalaya.

Kata Thendra, dari beberapa kota yang telah dikunjunginya, hanya Kota Tasikmalaya lah yang memberikan warna berbeda. Sebab, bukunya Manusia Utama terbitan IBC tahun 2011, banyak diapresiasi oleh para siswa.

Meskipun pemahaman siswa, kata dia, masih terbatas terhadap puisi, tapi mereka tetap antusias dalam menyimak diskusi. Terpenting, kata Thendra, tidak semua siswa harus paham puisi, tetapi setidaknya memiliki keinginan untuk mengerti apa itu puisi.

Selanjutnya, ada yang berbeda dalam diskusi di Tasikmalaya. Menurut Thendra, mereka yang bertanya —baik siswa maupun seniman Tasik— tidak berpura-pura tidak tahu. Tapi mereka benar-benar ingin saling berbagi pengetahuan.

“Sedangkan di kota lain, masih ada seniman yang berpura-pura (tak tahu, red) atau hanya ingin menguji,” beber Thendra.

Sebelum berkunjung ke Kota Tasikmalaya tepatnya di Pasundan 2, dia bedah buku puisinya di Jogjakarta, Jember, dan Surabaya. “Habis dari Tasik, rencananya saya akan menggelar bedah buku di Purwokerto dan PDS HB Jassin,” ungkapnya kepada Radar.

Kepala SMA 2 Pasundan Drs Eri Kustiaman mengatakan, bedah buku Puisi Manusia Utama ini akan membantu meningkatkan wawasan siswa untuk memahami sebuah karya sastra, khususnya puisi. Adanya kegiatan ini, menurutnyaa, merupakan sebuah proses awal atau jalan yang akan menjadi bekal siswa kelak setelah selesai menimba ilmu di SMA Pasundan. Apresiator yang hadir, kata dia, kebanyakan para siswa yang menyenangi dunia seni. “Khususnya anggota Teater Kappas,” ungkapnya.

Presiden Beranda 57, Bode Riswandi mengatakan, Beranda 57 memilih bekerja sama dengan Teater Kappas SMA Pasundan 2 karena teater ini tetap konsisten menggelar kegiatan-kegiatan kesenian. Pada dasarnya, lanjut Bode, program ini merupakan bagian dari eksistensi Beranda 57 yang akan bergerak di bidang seni dan budaya.

Selain itu, kata dia, puisi harus dikenalkan kepada masyarakat sebagai pertanggungjawaban, karena puisi itu sendiri terlahir dari masyarakat. Saat ini, menurut Bode, perkembangan apresiasi kesenian khususnya sastra, sudah mulai mengalami peningkatan. Salah satu contoh dalam kegiatan bedah buku tersebut. Peminatnya bukan hanya dari kalangan seniman saja tapi sudah merambah ke siswa, mahasiswa, ataupun masyarakat awam.

Dengan demikian kegiatan ini merupakan salah satu alternatif untuk mengajak masyarakat khususnya siswa untuk berbuat yang lebih positif. “Misalnya setipa malam minggu tidak main-main seperti geng motor,” ungkapnya.

Buku puisi Manusia Utama karya Y Thendra BP ini dibedah oleh penyair Tasikmalaya, Sarabunis Mubarok dan dimoderatori oleh Wahyudi Yuli. Sebelum dibedah, beberapa penyair Tasikmalaya membacakan puisi karya Y Thendra BP.

Selain bedah buku, panitia juga menyelenggarakan lomba pasanggri sajak Sunda se-Tatar Sunda yang dilanjutkan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-11 Teater Kappas SMA Pasundan 2.

23 Mei 2011