KEPADA ANAK-ANAK LEMBAH SERELO

Jajang R Kawentar

Jangan tunjukkan udikmu pada bumi di wajah jaman
Karena arifmu dalam catatan puyang menjunjung alam di pundak anak-anakmu,
mengembara sendiri
Kitab yang tidak pernah kau baca akan melaknatmu hingga terbujur dan terhina
Karena kau campakkan di jalan menuju pasar setelah kau jual keringat atau warisan
Detak jantung yang hidup di dusun menghisap kawan tetangga sanak saudara
dan ini budaya padamu kini
biasa padamu, gila padaku
Binasa di muka menganga dituntut juga

Alam tidak berkehendak bersetubuh denganmu, tetapi leburlah dirimu pada kehendaknya
Tantanglah jaman bukan hanya tempurung menjadikan rumahmu
Kau tau di luar mengubah bumi dari kamarnya sendiri
Kau masih bergumul dalam periuk nasi dan televisi
Fatamorgana membiuskan pada kepalamu yang mengerutkan otak menjadi recehan

Aku ingin mengajakmu bertamasya menyusuri kepala yang membuat iklan dan televisi
Pergi ke lorong-lorong rumah raksasa dan pasukannya yang segera menghancurkanmu
Ribuan truk dan eskapator memaksa dusun-dusun kelam
Peluklah aku erat-erat dengan kelembutan hatimu dengan keterbatasan dirimu yang kau terima
Serta keterbatasan yang kuberi untuk membukakan pintu di dirimu
hancurkan kebodohan

Sarang Semut, 2010.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *