Estetika Sastra Pascamitos

:MENAMBANG TENAGA GAIB CERITA PANJI (Konsep Estetik dan Artistik Novel TANHA)

S. Jai

“MULA-MULA adalah kata. Jagad tersusun dari kata,” demikian tutur penyair Subagio Sastrowardoyo.

Kalimat itu boleh diungkap oleh yang memilih jalan hidup sebagai penyair. Namun orang lain, sah-sah saja manakala percaya dan menyakini bahwa nenek moyang segala ilmu -juga tentu saja kata- adalah mitos. Berpijak pada pendapat bahwa jauh sebelum kata-kata diperas, diperah sampai apuh beban artinya, mitos telah lebih dulu menyingkap makna sampai akarnya yang purba. Continue reading “Estetika Sastra Pascamitos”

BELAJAR DARI IMAJI KEPENULISAN TAUFIQ ISMAIL

Sutejo
Ponorogo Pos

Membaca Taufiq Ismail dalam konteks pengalaman kreatif adalah sesuatu yang kompleks dan menarik. Di samping sebagai penyair protes awalnya, Taufiq berujung pada puisi-puisi imajis. Pengalaman kepenulisan Taufiq pada awalnya digerakkan oleh (a) kepeduliannya pada bangsanya melalui gerakan kemahasiswaan dan (b) bagaimana keprihatinannya alir ketika melihat kepincangan sosial di awal persalinan Orde Baru yang pucuknya adalah politik kesenian Manikebu. Continue reading “BELAJAR DARI IMAJI KEPENULISAN TAUFIQ ISMAIL”

BERGURU PADA KETERBIUSAN MENULIS BUDI DARMA

Sutejo
Ponorogo Pos

Tanggal 8 Desember 2007 adalah hari pelepasan seorang sastrawan besar Indonesia. Sastrawan itu sering memiliki jargon yang unik, jargon itu diantaranya adalah (i) bahwa dunia sastra adalah dunia jungkir balik, (ii) pada mulanya karya sastra adalah tema, (iii) menulis itu berpikir, (iv) menulis rangkaian dari peristiwa kebetulan, (v) menulis itu seperti naik pesawat terbang (kuatnya imajinasi), Continue reading “BERGURU PADA KETERBIUSAN MENULIS BUDI DARMA”

KASUS POLITIK DALAM SEJARAH KESUSASTRAAN INDONESIA

Maman S. Mahayana *
Surabaya Post, 24 Okt 1993

Pembicaraan mengenai sejarah kesusastraan Indonesia modern sebenarnya bukanlah sekadar berisi pemaparan mengenai sejumlah karya pengarang Indonesia berikut ulasan dan biodata pengarangnya, melainkan juga menyangkut berbagai hal yang melatarbelakanginya. Proses penciptaan, latar sosio-budaya, situasi sosial yang terjadi pada zamannya, peranan penerbit, reaksi masyarakat, dan hubungannya dengan politik pemerintah, merupakan masalah yang mestinya diungkapkan atau disinggung dalam pembicaraan sejarah kesusastraan. Continue reading “KASUS POLITIK DALAM SEJARAH KESUSASTRAAN INDONESIA”