SELAMAT JALAN MAS SUR

Herry Lamongan *

RPA Suryanto Sastroatmodjo dikenal sebagai pengarang sastra Jawa modern. Pernah mengasuh rubrik “Bokor Kencana” Harian Berita Nasional (Bernas), ialah rubrik tanya jawab tentang budaya Jawa. Penjaga gawang rubrik “Sampur Mataram” harian Kedaulatan Rakyat (KR) yang juga membahas masalah budaya Jawa. Dan mengetuai Paguyuban Macapat Selasa Kliwon di hotel Garuda Yogyakarta. Continue reading “SELAMAT JALAN MAS SUR”

PEREMPUAN, Kucing, dan Kesepian Kita

Rodli TL

Seorang perempuan menengadakan wajahnya pada cahaya rembulan yang berselimut mendung. Malam ini terlihat duka pada raut mukanya. Ia pandangi cahaya bulan yang menua. Satu per satu air matanya menetes dan jatuh pada seekor kucing yang meringkuk manja di pangkuannya. Dadanya sesak dengan ingatan masa silam bersama suami dan anak yang masih berusia lima bulan dalam kandungan. Continue reading “PEREMPUAN, Kucing, dan Kesepian Kita”

Matra Hijau

A Rodhi Murtadho

Matra hijau. Kerlap-kerlip lampu menggantikan lenggang daun pepohonan. Udara sejuk dan hawa segar terisolasi asap knalpot dan luapan pabrik. Muntahan tai tak teruruk. Buangan-buangan yang tak terurus: plastik, kertas, daun, bangkai tikus, bangkai kucing, orok busuk, bahkan mayat manusia. Benak selalu tak mengerti kewajaran. Memaafkan segala gerak tangan dan pemikiran. Meski salah. Aksi dan reaksi terjadi begitu cepat. Lelah. Hanya bisa meruncingkan keinginan tidur dalam lingkungan apek. Kota. Continue reading “Matra Hijau”

Perempuan Paling Sunyi

Haris del Hakim

Kertarajasa, pada masa muda dikenal sebagai Ken Arok, tergeragap dari tidurnya. Ujung keris telah menempel di ulu hatinya. Kesadaran yang baru saja diperolehnya hilang sesaat kemudian kembali dan digenggamnya erat-erat. Dalam keadaan apa pun ia tetap seorang raja, berandal yang digelari Arok, dan panglima pasukan yang pernah menikamkan kerisnya ke jantung Tunggul Ametung. Continue reading “Perempuan Paling Sunyi”