PUITIKA JALAN PULANG KE MUASAL KEJADIAN *

Djoko Saryono **

/1/
Bagi saya, di dunia-kehidupan akademik dan intelektual, Prof. Achmad Effendi Kadarisman, M.A., Ph.D (selanjutnya disingkat AEK) merupakan sosok langka yang — meminjam istilah Rudolf Otto — mysterium tremendum et fascinosum, menggentarkan sekaligus memesona pada zaman kiwari. Sebagai sosok yang menggentarkan sekaligus memesona, AEK akan senantiasa luput dicandra secara utuh, selalu mrucut [Jawa: terlepas] digambarkan dengan bahasa. Pencandra atau penggambarnya seakan-akan hanya — meminjam larik puisi Amir Hamzah — bertukar tangkap dengan lepas. Siapa pun termasuk saya tak cukup puas mencandranya dengan leksikon, terminologi, dan diksi denotatif, sehari-hari, dan umum. Continue reading “PUITIKA JALAN PULANG KE MUASAL KEJADIAN *”