Mari Menulis Fiksi Islami

Aliansyah
http://www.banjarmasinpost.co.id/

DALAM setiap periodisasi perkembangan kesusastraan Indonesia selalu diwarnai dengan kehadiran fiksi islami. Hal ini bisa dilihat dari karya-karya Abdul Kadir Munsyi, Hamzah Fansuri, Buya Hamka, Danarto, Kuntowijoyo, Emha Ainun Nadjib, Mustafa W Hasyim, Abidah El Khaliqi, dan seterusnya. Pilihan mereka untuk mengusung nilai-nilai islami tentu didasari niat menjadikan karya fiksi sebagai sarana dakwah.

Sayangnya, jumlah penulis di jalur ini kalah banyak dibanding mereka yang berhaluan agak ‘kiri’. Akibatnya, dunia perfiksian di Tanah Air justru didominasi oleh cerita-cerita mistik, tahayul, kekerasan, serta kisah percintaan yang kadang menyerempet pada seks bebas. Continue reading “Mari Menulis Fiksi Islami”