Monolog Amien Kamil: Surat Ini Tanpa Tanggal & Alamat Surat

Amien Kamil *

Surat ini tanpa tanggal & tanpa alamat surat, mungkin saja untuk seseorang yang tanpa identitas sehingga kerap kali dilecehkan. Tanpa mengucap suluk ataupun salam, surat ini langsung menukik tanpa ba bi bu ataupun permisi, salto serta berloncatan tak beraturan. Ada suara gaduh saat ratusan keping huruf lancip yang ujungnya tajam berkilat bagai mata tombak dan kelak telak melesak pada denyut jantung mereka yang didiagnosa “telah terdeteksi epidemi polusi dosis tinggi.” Continue reading “Monolog Amien Kamil: Surat Ini Tanpa Tanggal & Alamat Surat”

Amien Kamil dan Puisi yang Belum Mandiri

Haris Firdaus

Kalau benar, seperti yang dikatakan Ayu Utami, bahwa dalam perpuisian Indonesia ada yang dinamakan “aliran Rendra”, saya kira Amien Kamil adalah bagian dari aliran itu. Nama penyair ini, bagi telinga saya, sebenarnya cukup asing. Tapi ketika saya melihat ia membacakan sajak-sajaknya pada Jumat (2/11/2007) lalu di Teater Arena Taman Budaya Jawa Tengah, Solo, saya tahu penyair itu adalah bagian dari “aliran Rendra”. Continue reading “Amien Kamil dan Puisi yang Belum Mandiri”