Siapakah Arai? Siapakah Lintang?

Wawan Eko Yulianto

Kedua pertanyaan itu dijamin akan menggelitik pembaca tetralogi Laskar Pelangi, khususnya setelah pembaca tersebut tahu bahwa tetralogi tersebut didasarkan–menurut publisis tetralogi tersebut dan Andrea Hirata sendiri–pada kisah nyata dalam hidup penulisnya.

Saya pernah mendengar kabar bahwa salah seorang anggota dari Laskar Pelangi bilang bahwa tokoh yang seperti Lintang itu sebenarnya tidak ada dalam kehidupan masa kecil mereka. Continue reading “Siapakah Arai? Siapakah Lintang?”

Gairah dari Tepi Sungai Linggang

Nunuy Nurhayati
http://majalah.tempointeraktif.com/

DI tepi Sungai Linggang, pondok kecil itu berdiri. Terkucil dari perkampungan penduduk. Atapnya dari seng, dindingnya bata merah. Tak ada bangunan lain di sekelilingnya. Yang terlihat hanya hamparan padang savana yang ditumbuhi ilalang dan pohon gelam. Dari beranda, bayangan Gunung Selimar di kejauhan perlahan-lahan lenyap seiring dengan tenggelamnya matahari. Gelap dan sunyi. Satu-satunya sumber penerangan adalah genset dengan kapasitas terbatas. Suara serangga malam, nyamuk-nyamuk nakal, dan kecipak air manakala seekor buaya berenang melintasi sungai menjadi sahabat pengisi malam. Continue reading “Gairah dari Tepi Sungai Linggang”

Andrea Hirata Sastrawan dari Kampung Belitong

Andrea Hirata
Pewawancara : Stevy Widia
http://www.suarapembaruan.com/

Ini kisah nyata tentang sepuluh anak kampung di Pulau Belitong, Sumatera. Mereka bersekolah di sebuah SD yang bangunannya nyaris rubuh dan kalau malam jadi kandang ternak. Sekolah itu nyaris ditutup karena muridnya tidak sampai sepuluh sebagai persyaratan minimal.

Pada hari pendaftaran murid baru, kepala sekolah dan ibu guru satu-satunya yang mengajar di SD itu tegang. Sebab sampai siang jumlah murid baru sembilan. Continue reading “Andrea Hirata Sastrawan dari Kampung Belitong”

Andrea Hirata, Bubin Lantang & Bandar Lampung

Agusri Junaidi

Betapa intensnya saat ini penulis-penulis novel berbakat di luar sana melahirkan karya-karya yang bombastis dan mudah diterima pasar.

Sambutan atas karya-karya mereka sangat antusias, mungkin tingkat kegemaran masyarakat untuk membaca makin baik atau kemampuan membeli buku yang meningkat. Yang pasti, menelisik apa yang menjadi point interes dalam cerita mereka akan membawa kita lebih memahami mereka sebagai individu yang lahir, besar, tercerahkan dan membagi ceritanya pada sesama anak bangsa. Dalam cerita-cerita itu juga tersimpan pesan moral dan juga berbagai kemungkinan, tentang esok yang lebih baik. Continue reading “Andrea Hirata, Bubin Lantang & Bandar Lampung”

Laskar Pelangi di Sekitar Kita

Pradana Boy ZTF

Home

SETELAH ikut mengantre tiket dan berdesak-desakan selama satu jam, akhirnya saya berkesempatan menyaksikan film Laskar Pelangi di layar lebar, kurang lebih seminggu yang lalu.

Meski tak sampai berderai air mata seperti penonton di kanan kiri saya, dan juga sebagian besar penonton; saya merasakan keharuan yang luar biasa selama dua jam menyaksikan film itu; dan keharuan itu mendesak-desak hendak meledak menjadi tangisan. Lebih dari sekadar keharuan, saya menangkap pesan moral yang terlampau gamblang yang hendak disampaikan oleh film itu. Continue reading “Laskar Pelangi di Sekitar Kita”