Kumpul Kerbau

Anton M Moeliono
Kompas, 29 April 2011

ADA perbedaan yang jelas antara proses penyerapan kosakata asing zaman dulu dari yang sekarang. Dahulu penyerapan didasarkan pada pendengaran dan hasilnya ditulis dengan huruf yang dianggap paling dekat dengan bunyi vokal atau konsonan Indonesia. Misalnya, chaffeur (Belanda) menjadi sopir, winkel menjadi bengkel, dan luitenant menjadi letnan. Continue reading “Kumpul Kerbau”

W. J. S. Poerwadarminta Bapak Kamus Indonesia

Eko Endarmoko, Anton M. Moeliono
http://majalah.tempointeraktif.com/

Sejak usia 20 tahun sudah mulai bergulat dengan bahasa. Dia mencatat sekaligus merumuskan arti kata sebagaimana yang hidup di tengah pemakainya.

WILFRIDUS Joseph Sabarija Poerwadarminta (12 September 1904-28 November 1968) masuk angkatan orang Indonesia pertama yang memperkenalkan bahasa Indonesia di luar negeri setelah peristiwa bersejarah Sumpah Pemuda. Ketika menjadi dosen bahasa Melayu di Sekolah Bahasa Asing di Tokyo (1932-1937), ia sering mengatakan kepada orang Jepang bahwa Indonesia sudah punya bahasa nasional sendiri. Continue reading “W. J. S. Poerwadarminta Bapak Kamus Indonesia”