Novel dan Sejarah

Bakdi Soemanto *
Kompas, 2 Feb 2014

Pada waktu almarhum A Teeuw menyiapkan sejumlah doktor sastra di Universitas Gadjah Mada, kurang lebih akhir 1970-an dan awal 1980-an, muncullah perdebatan di sejumlah perguruan tinggi yang mempunyai fakultas sastra, yakni sastra itu dokumen atau monumen. Continue reading “Novel dan Sejarah”

Parodi Kanvas Sastra

Bakdi Soemanto, M.Th. Krishdiana Putri

Danarto meluncurkan Setangkai Melati di Sayap Jibril. Sikap batin yang tak getir.

PADA dinding kamar tamu rumah budayawan Umar Kayam di Yogya tampak sebuah lukisan gaya dekoratif dari tinta cina dan kertas. Di situ Arjuna digambarkan sedang bertapa, seperti dalam lakon Arjuna Wiwaha. Menatapnya tenang-tenang, apalagi mencermatinya dalam jarak dekat, muncullah detail-detailnya yang sangat mengagumkan. Continue reading “Parodi Kanvas Sastra”

Membaca Kejenakaan Bakdi Soemanto : Mincuk

TE. Priyono
kr.co.id

Perjalanan sebuah karya sastra ternyata tidak dapat diceraikan begitu saja dari karakter dan watak penulisnya. Pengalaman hidup dan kekayaan batin penulis merupakan bumbu tersendiri, bagi cairnya proses kreatif, di samping sikap intelektual yang memberikan warna khas terhadap karya sastra itu. Kalau masih sepakat dengan sebuah keyakinan bahwa karya sastra tidak lepas dari ide dan bahkan intervensi empirik penulis terhadap dinamika kehidupannya. Continue reading “Membaca Kejenakaan Bakdi Soemanto : Mincuk”

Bertahan dan Kecewa dengan Tradisi

Bakdi Soemanto *
tempointeraktif.com

Novel yang berbicara tentang hidup orang Bali yang tak mungkin dipisahkan dari upacara. Kisah seorang gadis yang banyak kecewa.
Putri Pengarang: Putu Wijaya Penerbit: Pustaka Utama Grafiti, 2004 Tebal: 530 halaman

DI TENGAH maraknya kebangkitan novelis perempuan, Putri, sebuah novel panjang karya Putu Wijaya, muncul dan membicarakan perempuan. Continue reading “Bertahan dan Kecewa dengan Tradisi”