LEDAKAN MATA

Bustan Basir Maras
Kedaulatan Rakyat, 1 Juli 2012

MEREKA tak pernah menduga pertemuan itu. Tiba-tiba saja dituntun tangan takdir ke sebuah taman. Tak begitu indah, namun mereka menemukan keasyikan yang paling purba. Di hadapan mereka bukit-bukit menghijau tersepuh embun. Kadang turun mendekat ke rerumputan, kabut menebal menyebabkan jarak pandang jadi terbatas. Awalnya mereka bingung. Tapi di taman itu tak seorang pun hadir kecuali mereka. Hanya berdua. Berdua di tengah shimponi perbukitan. Selebihnya, sepi. Continue reading “LEDAKAN MATA”

ZIARAH MANDAR, ZIARAH SASTRA, ZIARAH NUSANTARA

Sabrank Suparno

Apa yang melebar dari sekedar acara remeh bedah buku? Tanggal 14 Juli 2010 lusa, komunitas Geladak Sastra meneruskan estafet agenda sastranya yang ke-4 : membedah Kumpulan Cerpen Zirah Mandar karya Bustan Basir Maras : cerpenis kelahiran Mandar Sulawesi Barat : propinsi termuda di Indonesia. Enam belas kumpulan cerpen itu dibedah 3 aktor penggiat sastra : Abdul Malik (pengelola Balai Belajar Bersama Banyumili, Mojokerto), Nasrul Ilaihi (Cak Nas) Continue reading “ZIARAH MANDAR, ZIARAH SASTRA, ZIARAH NUSANTARA”

Puisi-Puisi Bustan Basir Maras

Pada Bola Matamu, Gadis Rembulan

Tak kutahu darimana datangmu
hai, gadis rembulan. Tiba-tiba saja,
di antara sesap senyap malam, kutemukan dirimu.

Pada bola matamu kulihat cinta
bermekaran bagai kupu-kupu kuning kemilau, menyeruak,
menyilaukan mata, mata hatiku. Oh, gadis rembulan
inikah lagi yang namanya cinta yang kau tuangkan
ke dalam cangkir dan gelas-gelas dahaga hidupku? Continue reading “Puisi-Puisi Bustan Basir Maras”