MERDEKA BERTUALANG

Aprinus Salam *

Yang saya bayangkan dengan merdeka bertualang sebenarnya setara dengan merdeka belajar. Merdeka belajar adalah satu paradigma melakukan hal belajar secara merdeka. Kebebasan, kemandirian, dan ketidakbergantungan hal apapun untuk belajar apapun.

Termasuk hal belajar di sini tentu saja merdeka untuk tahu, merdeka berpikir, merdeka memilih, merdeka berpendapat, merdeka berkeyakinan, merdeka melakukan berbagai aktifitas sebagai implikasi merdeka belajar. Continue reading “MERDEKA BERTUALANG”

Ilham

Fatah Yasin Noor *

Mencari ilham di rumah seniman patung, tadi malam. Tapi celaka, tak kutemukan patung sama sekali. Saya memang tidak ingin melihat patung, tapi mencari ilham. Saya pikir semua seniman patung pastilah punya karya patung di rumahnya. Perkiraan saya keliru. Seniman patung itu tak lain dan tak bukan adalah Saham Sugiono. Ia sering mematung di luar rumahnya. Seniman patung yang juga piawai melukis dan sesekali menulis puisi di percakapan grup dan di facebook. Menyebut namanya karena ia teman saya yang diselimuti kabut mistis. Ia tinggal dekat Balai Tajug, petilasan Buyut Cungking. Tapi di sini saya tak bermaksud membicarakan Saham Sugiono. Saya ingin mengulik tentang ilham. Continue reading “Ilham”

Ikan Marlin yang Sangat Besar

Sasti Gotama *

Dalam prolog buku Gempa Waktu, Kurt Vonnegut menulis tentang karya Ernest hemingway, the Old Man and the Sea, yang menceritakan tentang seorang nelayan Kuba yang tak memperoleh seekor ikan pun selama 84 hari. Pada akhirnya, nelayan itu mampu menangkap seekor ikan marlin yang sangat besar. Ikan itu dibunuh dan diikatkan di samping sampan. Namun sebelum ia berhasil membawanya ke pantai, ikan-ikan hiu menyantap habis daging yang menempel di kerangka ikan tersebut. Continue reading “Ikan Marlin yang Sangat Besar”