POKOK PERSOALAN APRESIASI SASTRA (2)

Djoko Saryono *

Kita tahu, sastra menjadi pokok persoalan (subject matter) berbagai kegiatan yang bersangkutan dengan sastra. Bahkan bersangkutan juga dengan kegiatan di luar sastra. Disiplin ilmu sejarah, sosiologi, antropologi, dan keagamaan sering menjadikan sastra sebagai pokok persoalan. Sebagai contoh, ketika hendak melihat perubahan-perubahan yang terdapat dalam pribadi-pribadi masyarakat Jawa, Niels Mulder menganalisis beberapa novel Indonesia yang kuat warna kejawaannya. Hal ini Continue reading “POKOK PERSOALAN APRESIASI SASTRA (2)”

MAKNA APRESIASI SASTRA (1)

Djoko Saryono *

Menurut hemat saya, secara operasional apresiasi sastra dapat dimaknai sebagai proses (kegiatan) pengindahan, penikmatan, penjiwaan, dan penghayatan karya sastra secara individual dan momentan, subjektif dan eksistensial, rohaniah dan budiah, khusuk dan kafah, dan intensif dan total supaya memperoleh sesuatu daripadanya sehingga tumbuh, berkembang, dan terpiara kepedulian, kepekaan, ketajaman, kecintaan, dan keterlibatan terhadap karya sastra. Continue reading “MAKNA APRESIASI SASTRA (1)”

TES KECAKAPAN MENULIS (1)

Djoko Saryono *

/1/
Menulis sering dipandang sebagai sebuah kegiatan. Sebagai sebuah kegiatan, menulis diperlakukan sebagai kegiatan mengemukakan atau menuangkan gagasan-gagasan, pikiran-pikiran, perasaan-perasaan, pandangan-pandangan, pendapat-pendapat atau kesan-kesan ke dalam lambang kebahasaan tulis. Kegiatan ini bersangkutan dengan pemakaian ejaan dan tanda baca, diksi dan pemakaian kosa kata, penataan kalimat, pengolahan gagasan atau sejenisnya, dan pengembangan model tulisan. Continue reading “TES KECAKAPAN MENULIS (1)”