SASTRA DIASPOR(-IK/-IS)

Djoko Saryono *

Mari kita “bermain-main” dengan kata diaspora, yang diadopsi dari kosa kata diaspora dalam bahasa Inggris. Kata diaspora sudah menjadi satu satu lema dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), yang artinya sudah menjadi salah satu kosa kata bahasa Indonesia. Dalam KKBI, kata diaspora hanya disangkutkan dengan dunia politik, dan dimaknai sebagai “masa tercerai-berainya suatu bangsa yang tersebar di berbagai penjuru dunia dan bangsa tersebut tidak memiliki negara, misalnya bangsa Yahudi sebelum negara Israel berdiri pada tahun 1948”. Continue reading “SASTRA DIASPOR(-IK/-IS)”

CERDAS BAHASA DAN SENI

Djoko Saryono *

/1/
Psikologi pendidikan terutama psikologi pembelajaran berkembang sangat pesat. Pelbagai temuan, pandangan, konsep, teori, pendekatan, dan strategi baru tentang pembelajaran dan hal-hal yang terkait dengan pembelajaran dikemukakan dan dipublikasikan oleh pakar psikologi pembelajaran. Hubungan antara otak dan pembelajaran, gaya belajar siswa (baca: pembelajar), dan kecerdasan manusia merupakan beberapa temuan empiris yang sangat penting yang [mulai] mengubah pandangan, konsep, teori, pendekatan, dan strategi pembelajaran. Continue reading “CERDAS BAHASA DAN SENI”

BENTUK BAHASA BERLEBIHAN

Djoko Saryono *

“Bukan hanya makan kita acap berlebihan, berbahasa pun kita sering berlebihan. Kita gemar memakai bentuk-bentuk berlebihan yang hanya memboroskan kata, bahkan menghabiskan tempat menulis saja”, Cak Jumali sudah nyerocos sesaat setelah tiba di Kafe Literasi, tempat ngopi sembari berliterasi bersama Gus Jabbar dan Cak Mendol. Continue reading “BENTUK BAHASA BERLEBIHAN”

PERKARA NILAI BUDAYA

Djoko Saryono *

Yang menentukan sesuatu dalam masyarakat, organisasi, dan keluarga itu struktur ataukah budaya? Pernah ada jawaban dan diyakini sekian lama oleh banyak pihak bahwa budaya-lah yang paling menentukan keberadaan, kelangsungan, kemajuan, dan atau kelanggengan sesuatu dalam masyarakat, organisasi, dan atau keluarga. Continue reading “PERKARA NILAI BUDAYA”