Menelusuri Kebobrokan Politis dalam Novel Glonggong

Donatus Nador
Seputar Indonesia, 19/08/2007

JUNAEDI Setiyono meluncurkan karya novel bertajuk Glonggong. Dalam karya perdananya ini, dia mengangkat persoalan-persoalan eksistensial manusia; masalah kultur, sosial, politik, ekonomi, dan religius.

Novel setebal 294 tersebut mengisahkan Danukusuma kecil yang gemar bermain gonggong––pedang-pedangan terbuat dari tangkai daun (pelepah) pepaya yang hingga menyerupai pedang. Karena kegemarannya itulah, Danukusuma mendapat nama julukan Glonggong. Continue reading “Menelusuri Kebobrokan Politis dalam Novel Glonggong”