Putroe Neng, Pemakan 99 Kemaluan Laki-laki

Dudi Rustandi *
http://www.kompasiana.com/dudirustandi

Aceh, ternyata banyak menyimpan wanita-wanita perkasa. Tidak hanya Syeikh Keumala Hayati yang mampu melawan merubuhkan 100 prajurit Portugis dalam medan Pertempuran pada tahun 1600-an, juga ada wanita perkasa lainnya yang kerap menjadi ikon pejuang wanita Indonesia, Cut Nyak Dien yang dengan segenap jiwa raganya mengorbankan segala yang dimilikinya agar Indonesia tidak jatuh ke tangan Penjajah, begitupun dengan Cut Meutia. Melalui mereka Indonesia dapat bertahan, dan Aceh adalah salah satu daerah yang tidak pernah dikuasai oleh Penjajah. Continue reading “Putroe Neng, Pemakan 99 Kemaluan Laki-laki”

Antara Ali Syariati & Pram

Dudi Rustandi
http://www.sunangunungdjati.com/

Hampir tak dapat dipungkiri bahwa titik tolak pencerahan dan gelisah hidupku tak dapat dipisahkan dari pengaruh kedua tokoh yang berbeda secara geografis seperti disebut pada judul; Syariati dan Pram, kedua tokoh tersebut dapat dikatakan merupakan satu generasi walau berbeda tempat pijakan, ia sama-sama berada pada satu ruang yang sama dalam memperjuangkan bangsanya masing-masing; berjuang melalui tulisan. Continue reading “Antara Ali Syariati & Pram”